Petugas Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dispendukcapil) Kota Batu saat melayani warga Kota Batu di kantor Dispendukcapil. (Foto: Irsya Richa/BatuTIMES)

Petugas Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dispendukcapil) Kota Batu saat melayani warga Kota Batu di kantor Dispendukcapil. (Foto: Irsya Richa/BatuTIMES)



MALANGTIMES - Warga Kota Batu yang disibukkan dengan bekerja di hari efektif tetapi ingin mengurus Kartu Tanda Penduduk Elektronik (KTP-El) tidak perlu resah lagi. Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dispendukcapil) Pemkot Batu berinovasi memberikan pelayanan pada hari tidak efektif yakni Sabtu-Minggu. 

Pelayanan pada hari Sabtu dan Minggu itu dibuka pada pukul 08.00 hingga pukul 12.00. Jika hari Senin-Kamis pukul 08.00 hingga pukul 17.00: 

Sedangkan untuk hari Jumat mulai pukul 08.00 sampai 15.00. Diketahui jika selama ini pelayanan setiap hari Sabtu dan Minggu itu libur.

Hanya saja jika pelayanan dibuka saat menjelang Pemilihan umum seperti sebelumnya Pemilihan Gubernur, atau Pemilihan Wali Kota Batu. 

Kepala Bidang Pendaftaran Kependudukan, Dispendukcapil Kota Batu, Khamim Utomo mengatakan, dibukanya pelayanan pada hari libur itu merupakan salah satu program untuk memudahkan masyarakat mengurus keperluan.

“Tidak hanya KTP-El tapi juga bisa mengurus diluar itu. Seperti Akta dan sebagainya yang berkaitan dengan pendataan penduduk,” kata Khamim. 

Pelayanan itu sudah mulai berjalan sejak Minggu ke dua bulan Januari tahun 2019 ini di kantor Dispendukcapil Kota Batu atau Balai Kota Among Tani. Sehingga bagi warga Kota Batu yang bekerja di luar kota atau yang hanya memiliki waktu saat weekend bisa memanfaatkan pengurusan administrasi. 

“Ini juga upaya kami untuk mensukseskan Pemilihan Umum (Pemilu) mendatang. Bagi pemula yang masih belum melakukan perekaman KTP-El,” imbuhnya. 

Sebab pemilih pemula yang akan berusia 17 tahun hingga pemilu pada 17 April 2019 mendatang kurang lebih ada 500 pemilih. Sehingga dibukanya layanan ini agar bisa dimanfaatkan bagi pemilih pemula. 

Selain itu bagi warga yang masih memegang surat keterangan (Suket), hendaknya segera mengurus KTP-El sebelum masa berlakunya habis. Saat ini tercatat masih ada 805 warga Kota Batu yang masih memegang suket. 

“Kalau masih pegang suket dan masa berlakunya sudah habis belum diurus gak bisa dipergunakan untuk kepentingan administrasi apa pun,” jelas Khamim. 

Dengan demikian lanjut Khamim bagi warga Kota Batu agar bisa memanfaatkan waktu tersebut untuk segera melengkapi kepengurusan kependudukan.

End of content

No more pages to load