Kondisi kendaraan paska terlibat kecelakaan beruntun, Kecamatan Kepanjen (Foto : Pos Lantas Polsek Kepanjen for MalangTIMES)

Kondisi kendaraan paska terlibat kecelakaan beruntun, Kecamatan Kepanjen (Foto : Pos Lantas Polsek Kepanjen for MalangTIMES)


Editor

A Yahya


MALANGTIMES - Pengguna transportasi di seputar Jalan Raya Pepen, Kecamatan Kepanjen, digemparkan dengan kecelakaan beruntun, Minggu (20/1/2019). Akibat insiden ini, sedikitnya ada lima kendaraan yang terlibat kecelakaan karambol.

Dari pendalaman MalangTIMES, kronologi bermula saat Honda HRV nopol N-1477-FF yang dikemudikan Yudi Prasetyo, warga Jalan Perintis, Batu Ampar, Kota Balikpapan ini, melintas dari arah utara dengan kecepatan sedang.

Setibanya di lokasi kejadian, diduga pria berusia 46 tahun itu mengantuk saat berkendara. Akibatnya, tanpa sadar stir kemudi oleng ke lajur kanan.

Di saat bersamaan, dari arah berlawanan juga melintas kendaraan Daihatsu Grand Max nopol N-1024-FC, yang dikemudikan oleh Wahyudi, warga Desa Harjokuncaran, Kecamatan Sumbermanjing Wetan (Sumawe). Selain itu juga ada sepeda motor Vario Nopol N-4197-EW, yang dikendarai Aprilia, warga Jalan Juanda, Desa Plandi, Kecamatan Wonosari.

“Karena jarak yang terlalu dekat, membuat kecelakaan tidak bisa dihindari,” kata Kanitlaka Lantas Polres Malang Ipda Agus Yulianto, Minggu (20/1/2019).

Tidak berhenti disitu, di saat bersamaan juga melintas dua kendaraan yakni sepeda motor Beat nopol N-6878-IY, dalam kondisi berboncengan yang dikendarai Dadang Yuli Prasetyo, warga Desa Talangsuko, Kecamatan Turen, serta sepeda motor Yamaha RXS nopol N-2239-FC, yang dikendarai Supratman warga Desa Jatikerto, Kecamatan Kromengan.

Akibatnya, kecelakaan karambol yang melibatkan lima kendaraan pun tak bisa dihindarkan. Sedangkan pengemudi Daihatsu Grand Max, mengalami luka lecet dibagian dahi. “Korban yang mengalami luka, langsung dilarikan ke rumah sakit Wava Husada, guna mendapatkan penanganan medis,” sambung Agus, kepada MalangTIMES.

Agus menambahkan, meski tidak ada korban jiwa, namun akibat kecelakaan beruntun ini, sempat mengakibatkan kemacetan di sekitar lokasi kejadian. Petugas kepolisian yang mendapatkan laporan, langsung diterjunkan ke lapangan.

“Hingga saat ini kami masih melakukan pendalaman, selain melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP), petugas juga sudah menghimpun keterangan dari beberapa saksi. Nantinya jika ada pelanggaran hukum, bakal kami proses sesuai hukum yang berlaku,” ujar Agus.

 

End of content

No more pages to load