Jajanan Tradisional di Malang Ini Disajikan dengan Tampilan Kekinian

Jan 19, 2019 20:17
Onde onde dengan toping kekinian
Onde onde dengan toping kekinian

MALANGTIMES - Jajanan tradisional memang sudah langka keberadaannya. 

Namun, gimana jadinya jika jajanan kuno tersebut dihadirkan kembali dengan tampilan dan isian yang lebih kekinian. 

Baca Juga : Nongkrong Suasana Asri, Sejuk, dan Tenang Tak Jauh dari Pusat Kota Malang

Seperti yang dilakukan oleh warga Malang satu ini. Dari terbiasa makan onde - onde Lely Mifthachul Khasanah memulai usahanya berjualan onde - onde. 

Namun yang dia jajakan berbeda dengan onde - onde pada umumnya yang hanya berisi kacang ijo saja.

Merasa jajanan tradisional satu ini mulai jarang di minati, Lely berusaha memberikan tampilan dan rasa lain. 

Masih sama seperti kulit onde - onde lainnya, Lely memberikan tiga varian isi yang lebih banyak.

"Saya ingin mengenalkan ke khalayak umum biar tau bahwa masih ada loh jajanan clasic yang sampai sekarang masih enak. Akhirnya ya saya sajikan dengan lebih banyak isinya, ada kacang ijo, kacang tanah, sama kacang merah," kata Lely, begitu sapaannya.

Selain tiga isian yang diberikan, agar lebih kekinian dengan tampilan yang berbeda tanpa menghilangkan keasliannya, Lely memberikan pilihan toping antara lain cheesy greentea, cheesy mocca, cheesy vanilla, choco greentea, choco moca, dan choco vanilla.

Untuk harganya sendiri tak jauh berbeda dengan onde - onde yang dijual pada umumnya. 

Baca Juga : Punya Rasa Manis, Pahit dan Legit, Ciri Khas Durian Kunir dan Bajol Desa Jombok

Seperti yang original isian kacang hijau dihargai hanya 2.500 rupiah, dan isian kacang merah dan kacang tanah dihargai 3.500 rupiah saja perbijinya.

Sedangkan untuk yang bertoping, isian kacang hijau dibargai 3.000 rupiah dan isian kacang merah dan kacang tanah dihargai 3.500 rupiah perbijing, bebas pilih toping.

Untuk penjualannya sendiri, dia menjual secara online lewat akun instagramnya yang dinamainya Onde - onde Resep Nenek. 

Nama tersebut didapat karena resep yang digunakannya di dapat turun menurun dari neneknya. 

Dia menerima order sejak pagi, namun pengirimannya sendiri dimulai daru jam 13.00 siang hingga jam 17.30, karena dia juga mengasuh seorang anak laki - lakinya yang masih balita. 

Topik
MalangBerita MalangJajanan tradisionalDisajikan dengan Tampilan Kekinian
Townhouse-The-Kalindra-foto-The-Kalindra-P80c5928dba440a88.jpg

Berita Lainnya

Berita

Terbaru