Berawal dari Food Blogging, Mahasiswa Ini Menangkan Lomba Fotografi di Goethe Institut Indonesien

Jan 17, 2019 20:07
Food blogger Desy Bariyyatul Qibtiyah (ist)
Food blogger Desy Bariyyatul Qibtiyah (ist)

MALANGTIMES - Kini, food blogging menjadi satu kegiatan yang telah menjadi profesi. Orang yang mendalami bidang ini disebut food blogger. Food blogger menyajikan potret makanan yang diatur sedemikian rupa hingga menghasilkan tampilan yang estetis.

Jumlah food blogger tanah air yang eksis di media sosial seperti Instagram saat ini semakin banyak. Termasuk juga di Kota Malang. Salah satu food blogger Kota Malang adalah Desy Bariyyatul Qibtiyah. Baru-baru ini, mahasiswa S1 Manajemen Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Malang (UM) angkatan 2015 ini menjadi salah satu dari 5 pemenang utama lomba fotografi 'Indonesian Culinary' yang diadakan oleh Goethe Institut Indonesien.

Lomba fotografi tingkat nasional ini diadakan Goethe Institut Indonesien dengan platform Instagram pada Oktober 2018 untuk menunjukkan makanan tradisional dilihat dari sisi yang berbeda. Dalam perlombaan tersebut, Desy mengambil salah satu makanan khas Jawa Tengah, yaitu "Sayur Lodeh Ikan Tongkol", yang memiliki citarasa gurih yang istimewa.

Baca Juga : Nongkrong Suasana Asri, Sejuk, dan Tenang Tak Jauh dari Pusat Kota Malang

Lodeh merupakan salah satu varian yang sangat unik dengan perpaduan dengan ikan laut. Pada umumnya lodeh dikreasikan dengan sayur, namun dalam lomba ini Desy mencoba memadukan dengan ikan tongkol dan tahu dengan kuah kuning kemerahan membuat sedikit rasa pedas pada kuah. Rasa kuah sayur lodeh yang gurih sangat cocok jika dikombinasikan dengan ikan, karena sayur lodeh memiliki rasa menyerupai kari.

"Lodeh sering dihidangkan oleh masyarakat Indonesia, dari perkotaan hingga pedesaan. Selain cara memasaknya yang mudah, sayur dengan kuah kental ini membutuhkan bahan dan rempah yang mudah ditemui di Nusantara. Tak heran jika sayur lodeh menjadi salah satu kesukaan saya dalam berkuliner," ujar Desy.

Sebagai salah satu pemenang utama lomba fotografi tersebut, Desy diundang di Jakarta (21-23/11) untuk mengikuti rangkaian acara "Culinary Dialogue & Gala Dinner" bersama dengan chef kenamaan dunia yaitu chef Helge Hagemaann dari Jerman dan Petty Elliot dari Indonesia. Desy mengaku senang karena fotonya ditampilkan dan diapresiasi Goethe Institut Indonesien.

"Senang sekali karena karya foto ditampilkan dan diapresiasi oleh Goethe Institut Indonesien. Selain itu saya mendapatkan ilmu yang banyak mengenai kuliner Indonesia dan dunia. Salah satu yang membuat saya excited adalah bisa mengetahui makanan asli Jerman yang dimasak oleh chef Helge dan pasti ya bahagia sekali saya bisa menjadi salah satu pemenang yang diundang ke Jakarta," ungkapnya.

Baca Juga : Punya Rasa Manis, Pahit dan Legit, Ciri Khas Durian Kunir dan Bajol Desa Jombok

Untuk diketahui, Desy menggeluti bidang food photography sejak Juli 2018. Awalnya dari mengikuti ekskul fotografi di SMA dan mengikuti banyak event fotografi.

"Yang membuat saya senang pada fotografi makanan karena saya suka kuliner dan akhirnya saya memilih genre food photography yang sesuai dengan kesukaan saya dibanding dengan genre fotografi yg lain," tandasnya.

 

Topik
MalangBerita MalangFood BloggingLomba Fotografi Goethe Institut Indonesien
Townhouse-The-Kalindra-foto-The-Kalindra-P80c5928dba440a88.jpg

Berita Lainnya

Berita

Terbaru