Sebanyak 12 data siap cetak di Kota Malang masih menunggu blanko e-KTP. (Pipit Anggraeni/MalangTIMES).

Sebanyak 12 data siap cetak di Kota Malang masih menunggu blanko e-KTP. (Pipit Anggraeni/MalangTIMES).



MALANGTIMES - Sekitar 12 ribu data print ready record (PRR) di Kota Malang sudah siap dicetak. Namun sampai sekarang, Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dispendukcapil) Kota Malang masih kekurangan blanko e-KTP.

Kepala Dispendukcapil Kota Malang Eny Hari Sutiarni menyampaikan, dari total sekitar 12 ribu data tersebut, seluruhnya masih menunggu kiriman blanko e-KTP dari pemerintah pusat. Sehingga ia berharap agar masyarakat bersabar dan tetap menafkahkan surat keterangan yang sudah dikeluarkan oleh Dispendukcapil.

"Gunakan suket (surat keterangan) untuk sementara waktu karena sifatnya sama dengan E-KTP. Hanya saja bentuknya kertas. Tapi itu ada barcode dan tanda khususnya," terang perempuan berhijab itu kepada wartawan.

Dia pun meminta agar masyarakat yang belum memiliki E-KTP dan masih menggunakan suket untuk melihat masa aktif suket tersebut. Sebab, suket memiliki masa aktif yang harus dilakukan perpanjangan setiap enam bulan sekali.

Menurut Eny, mendekati masa pemilihan umum pada April mendatang, masyarakat yang masa aktif suketnya akan habis dan belum memegang E-KTP untuk segera datang ke kantor Dispendukcapil guna melakukan perpanjangan.

"Pemilih diperkenankan menggunakan suket dari Dispendukcapil untuk menjadi peserta pemilu. Jadi, yang masa aktifnya mau habis segera datang lakukan perpanjangan," imbuhnya lagi.

Dia pun berharap, bulan ini blanko yang dibutuhkan segera dikirim oleh pemerintah pusat. Meski begitu, ia tak berharap terlalu besar, karena kebutuhan blanko memang cukup besar untuk memenuhi setiap daerah di Indonesia.

"Kami memang berharap blanko segera dikirim. Tapi kami juga melihat situasi dan kondisi karena kebutuhannya kan untuk masyarakat seluruh Indonesia. Jadi, memang harus bersabar," ucap Eny.

Eni menjelaskan, setiap harinya ada banyak warga yang mengajukan untuk membuat E-KTP. Sementara waktu, mereka hanya dibekali dengan suket yang sifatnya dan fungsinya tak jauh berbeda dengan E-KTP pada umumnya. 

 

End of content

No more pages to load