MALANGTIMES - Wajar jika setiap pasangan suami istri, ingin mencapai kenikmatan. Dengan bercinta diyakini bisa menjadi hal untuk memperkuat hubungan rumah tangga.

Namun tak jarang ada yang kurang puas dengan aksi suami dan mencari pelarian pada alat bantu seksual/ sex toys. "Saya memang menggunakan alat bantu seksual untuk aksi ranjang saya yang belakangan kurang panas," kata seorang netizen saat diketahui share berita tentang alat bantu Selasa (15/01) pagi.

Selain menjadi pengguna, Tik (34) rupanya juga merupakan distributor online yang sering memposting alat bantu baik untuk pria dan wanita.
"Alat bantu seksual ini berkembang sesuai dengan teknologi, dijual dengan harga yang cukup mahal," kata Tik, Selasa (15/01) pagi.

Saat memposting bahaya mainan seks berupa vibrator, Tik meminta jika ada kasus serupa segera menghubunginya agar dirinya dapat melakukan komplain pada perusahaan pembuat alat yang dimaksud. 
"Ada yang garansi, jadi jika ada masalah akan segera kita konsultasikan," kata Tik.

Seperti diketahui, ramai di media sosial tentang berita adanya vibrator yang dibeli oleh wanita bernama Cassie Esplin (25) warga Inggris.

Vibrator yang dibeli dan digunakan Cassie itu meledak, saat dirinya ingin menjajalnya.

Di ceritakan oleh media Metro.co.uk, Cassie membeli Buzz Tongue Finger Vibrator di toko seks online Lovehoney, dan saat dirinya memasukkan baterai ke vibrator,  baterai yang tampaknya telah terkorosi meledak dengan sangat kuat.

Alat itu terpental ke langit-langit kamarnya lalu jatuh kembali mengenai bagian dadanya sehingga membuat dadanya sedikit memar.

"Saya hanya terdiam. Saya sangat terkejut. Saya hanya berpikir, ‘Ya Tuhan apa yang baru saja terjadi?’. Saya memegangnya dekat dengan wajah saya dan itu bisa mengenai mata saya. Saya bisa dibutakan oleh sex toy seharga Rp72 ribu," ujarnya (14/01) kemarin.

Untungnya Cassie belum menggunakan dan memasukkan vibrator itu pada organ intimnya. Sebelumnya, ia juga kerap membeli mainan seks lainnya dan tidak pernah menemukan masalah. Dia memilih yang satu ini setelah seorang teman merekomendasikannya.

Setelah mengeluhkan pada Lovehoney, perusahaan menawarkan pengembalian uang penuh kepadanya.

"Kami menawarkan pengembalian uang kepada semua pelanggan terhadap keluhan akan suatu produk sebagai bagian dari layanan pelanggan kami. Kami menanggapi semua keluhan pelanggan dengan sangat serius. Kami telah berbicara dengan pelapor dan mengatur penarikan produk untuk pengujian penuh," kata juru bicara yang mewakili perusahaan.