Foto bersama penganugerahan Adiwiyata (Foto: Humas)

Foto bersama penganugerahan Adiwiyata (Foto: Humas)



MALANGTIMES - Hari ini (14/1), sebanyak 36 sekolah jenjang SD hingga SMP mendapatkan Anugerah Adiwiyata Tingkat Kota dari Wali Kota Malang Drs. H. Sutiaji. Sutiaji berharap penganugerahan Adiwiyata tersebut mampu mendorong pendidikan lingkungan di sekolah-sekolah yang ada di kota Malang.

"Kami berharap sekolah senantiasa berkomitmen melaksanakan proses belajar mengajar berbasis lingkungan," ujarnya saat memberikan penghargaan di halaman Balai Kota Malang.

Untuk diketahui, penganugerahan Adiwiyata Kota Tahun 2018 ini diberikan tak hanya kepada sekolah negeri saja, akan tetapi juga sekolah swasta. Penghargaan tersebut diberikan kepada 23 SD Negeri, 1 SMP Negeri, 6 SD Swasta, dan 6 SMP Swasta.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Malang, Dra. Zubaidah, MM menyatakan jumlah sekolah Adiwiyata dari tahun ke tahun terus meningkat. Bahkan tidak hanya dari sekolah negeri saja, akan tetapi juga sekolah swasta. "Ini menunjukkan bahwa kepedulian lingkungan dan kesadaran warga sekolah untuk berperilaku hidup sehat dan bersih dengan mewujudkan lingkungan sekolah yang asri, aman, nyaman, bersih dan sehat berwawasan lingkungan telah menjadi pembiasaan serta menjadi sebuah kebutuhan," kata Zubaidah.

Menurut Zubaidah, Dinas Pendidikan sendiri memang menilai pelaksanaan pendidikan lingkungan di sekolah-sekolah. Hal ini menjadikan sekolah swasta ikut bergerak melaksanakan pendidikan lingkungan.

"Semua itu kita nilai. Imbasnya swasta kan juga bergerak. Dulunya swasta itu tidak begitu memperhatikan hal yang semacam itu. Hanya sekolah-sekolah tertentu. Tapi sekarang semua harus kita mulai. Mau tidak mau, suka tidak suka kita nilai," ujarnya saat ditemui di Kantor Dinas Pendidikan Kota Malang tadi (14/1).

Lebih lanjut Zubaidah menyatakan bahwa nilai itu ada grafiknya. Sehingga terlihat sekolah mana saja sekolah yang peduli lingkungan dan mana yang belum. Nah, sekolah yang belum menerapkan adiwiyata nantinya akan dibina. Sehingga nanti diharapkan sekolah di Kota Malang 100 persen peduli lingkungan yang sehat, bersih, dan indah. 

Disampaikan Zubaidah, Dinas Pendidikan Kota Malang telah menjalin kerja sama dengan sejumlah stakeholder mulai dari Dinas Lingkungan Hidup Kota Malang hingga telah melakukan MoU (nota kesepahaman) dengan Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia Balai Konservasi Tumbuhan Kebun Raya Purwodadi (LIPI BKT KRP).

"Kerjasama itu terkait pendampingan, sosialisasi maupun edukasi program-program Adiwiyata agar terlaksana serta terwujud dengan baik," pungkasnya.

End of content

No more pages to load