Target 7 Juta Wisatawan Dikunci, 2019 Disparbud Naikkan 10 Persen Kunjungan

MALANGTIMES - Optimisme Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Malang melonjak di tahun 2019. Pasalnya, target kunjungan wisatawan, baik domestik maupun luar negeri, tahun lalu dikunci secara aman. 

Pariwisata Kabupaten Malang meraup kunjungan sesuai target. Yaitu sebanyak 7 juta wisatawan.

Keberhasilan tersebut membuat Disparbud Kabupaten Malang merasa yakin tahun 2019, kunjungan wisatwan akan kembali naik. Target pun di obral dengan angka kenaikan 10 persen daripada kunjungan tahun lalu.

Optimisme Disparbud Kabupaten Malang didongkrak juga dengan berbagai rencana penyelesaian pembangunan jalan tol tahun ini. Juga  beberapa rencana program di Dinas PU Bina Marga Kabupaten Malang dalam pembangunan infrastruktur jalan wisata di wilayah Malang selatan.

"Optimisme kita didasarkan pada berbagai faktor tersebut. Dengan kondisi infrastruktur tahun lalu saja, kami bisa lampaui target kunjungan wisatawan. Jadi, kami yakin tahun ini bisa lebih baik lagi," kata Made Arya Wedanthara, kepala Disparbud Kabupaten Malang.

Made Arya melanjutkan, pembangunan jalan tol Malang-Pandaan (Mapan) jelas akan mendongkrak lalu lintas wisatawan ke Kabupaten Malang. Ditunjang dengan berbagai peningkatan kualitas jalan oleh PU Bina Marga. 

"Jadi, ini akan jadi nilai tambah bagi wisatawan untuk berkunjung ke sini. Kami tidak bicara potensi wisata. Kalau itu sudah tidak terbantahkan lagi. Kami memiliki begitu banyak potensi wisata indah," ujarnya.

Selain mengandalkan infrastruktur jalan, Disparbud Kabupaten Malang juga akan semakin mengintensifkan kegiatan dalam penguatan sumber daya manusia (SDM) wisatanya. SDM menjadi faktor lain yang sangat berperan penting bagi kemajuan pariwisata. Apabila SDM wisatanya tidak mumpuni, maka sebaik apa pun wisata yang ada, akan ditinggalkan pengunjungnya.

Hal inilah yang kini menjadi fokus Disparbud Kabupaten Malang dalam menguatkan sektor pariwisatanya. Made Arya menyampaikan, para pelaku pariwisata, baik pengelola, industri, sampai pada warga sekitar lokasi wisata perlu untuk diperkuat ilmu dan wawasannya dalam kepariwisataan.

"Ini menjadi sangat penting. Jangan sampai wisata kita yang begitu kaya dan indah rusak karena SDM-nya," tandasnya.

Disinggung beberapa agenda  tahun 2019 di Disparbud Kabupaten Malang, Made Arya menjawab selain penguatan SDM melalui berbagai pelatihan dan sosialisasi. Juga pihaknya akan terus melakukan berbagai promosi destinasi wisata di Kabupaten Malang. Promosi menjadi hal lain yang tidak bisa ditinggalkan dalam menarik wisatawan untuk berkunjung. Tentunya dengan konsep-konsep pariwisata di era saat ini.

"Kita masifkan promosi melalui media sosial juga. Selain berbagai kegiatan tahunan dalam rangka promosi wisata, baik ditingkat provinsi maupun nasional," ungkapnya yang juga menyebut, selama dua tahun terakhir sektor pariwisata Kabupaten Malang telah menyumbang pendapatan asli daerah (PAD) sebesar Rp 30 miliar. 

Top