Ilustrasi pembobolan rumah (jejama.com)

Ilustrasi pembobolan rumah (jejama.com)



MALANGTIMES - Masyarakat, nampaknya harus lebih berhati-hati dan meningkatkan keamanan ekstra lebih ketat lagi. Sebab pencurian kendaraan sepeda motor, masih saja marak, khususnya di Kota Malang. Bahkan, para pelakunya tak hanya mengincar motor yang berada di luar rumah, halaman atau parkiran saja. Namun pelaku curanmor semakin nekat dan berani mencuri motor yang diparkir pemiliknya di dalam rumah dalam keadaan terkunci.

Seperti kasus yang terjadi dan menimpa Aladin Eko Kuncoro (36), warga Tanjung Putrayuda II, Kelurahan Tanjungrejo, Kecamatan Sukun, Kota Malang. Sebab saat rumahnya dalam keadan kosong karena ditinggal bekerja lembur sampai malam, dibobol oleh maling . Pintu rumah korban dirusak dengan cara dicongkel.

Setelah itu, pelaku lantas langsung menggasak motor korban berjenis N-Max bernopol N 5148 ABC warna putih dan langsung saja membawanya kabur tanpa membawa barang lain. Kuat dugaan, pelaku telah hafal situasi sekitar tempat kejadian.

"Saya tahunya itu pada Sabtu pagi, pas baru pulang kerja, karena baru lembur. Pas buka rumah pintunya sudah tidak terkunci dalam keadaan rusak. Saya lihat motor saya juga sudah tidak ada, padahal waktu itu juga dikunci ganda" jelasnya (10/1/2019).

Setelah itu, korban kemudian mencoba bertanya kepada tetangga sekitar, namun juga tidak ada yang mengetahui kejadian tersebut. Hal itu wajar, menginggat kejadian tersebut diduga terjadi pada dini hari sekitar pukul 01.00 wib sampai pukul 05.00 wib, saat warga sekitar masih tertidur.

"Sebelumnya ada tetangga yang kerumah Pak RT, terus bilang ada ular masuk ke rumah saya, namun setelah keluar orangnya sudah tidak ada. Entah itu pelaku atau bukan belum tahu," ungkapnya

Pasca kejadian ini, korban telah melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Sukun dan kasusnya masih dalam penyelidikan. Akibat kejadian tersebut, korban mengalami kerugian cukup besar sekitar 28 juta.

End of content

No more pages to load