Tak Dianjurkan, Ternyata Ini Posisi Tidur yang Dilaknat dalam Islam

Ilustrasi (Istimewa).
Ilustrasi (Istimewa).

MALANGTIMES - Tidur merupakan aktivitas manusiawi bagi setiap manusia. Namun dalam ajaran Islam, posisi tidur ternyata juga memiliki anjuran tersendiri. Bahkan, ada beberapa posisi tidur yang  tidak diperkenankan untuk dilakukan oleh muslim di mana pun berada.

Seperti yang disampaikan channel youtube Islam Populer, bahwa Islam mengajarkan cara dan posisi yang benar bagi muslim saat akan tidur. Posisi yang benar itu bahkan sebelumnya sudah dicontohkan oleh Nabi Muhammad SAW.

1. Posisi Tengkurap dalam Ajaran Islam

Larangan posisi tidur tengkurap ini dijelaskan dalam salah satu hadis yang diriwayatkan oleh sahabat Rasulullah yaitu Bukhari. Hadis Nabi Muhammad tersebut disampaikan saat beliau datang ke Masjid Nabawi dan mendapati orang yang tengah tidur dalam posisi tengkurap.

"Aku tidur di masjid pada akhir malam. Kemudian ada orang yang mendatangiku.  Sedangkan aku tidur posisi tengkurap. Lalu berkata 'Bangunlah dari tengkurapmu, karena tidur yang demikian adalah tidurnya orang-orang yang dimurkai Allah'. Kemudian aku angkat kepalaku, maka ketika aku lihat ia adalah Rasulullah SAW, maka aku pun kemudian bangkit," HR. Bukhari.

Bahkan dalam hadis lain dikatakan jika posisi tidur tersebut adalah posisi tidur calon penghuni neraka. Salah satunya hadis yang diriwayatkan oleh Ibnu Majah. Rasulullah menjelaskan bahwa posisi tengkurap adalah posisi tidur para calon penghuni neraka.

Sementara dalam dunia medis, tidur tengkurap berbahaya karena dapat menganggu sistem pernapasan dan jantung terhimpit. Selanjutnya berimplikasi pada kecerdasan otak karena oksigen susah masuk ke organ tubuh lainnya akibat terhimpitnya jantung.

2. Posisi dan Waktu Tidur yang Dianjurkan Islam

Ajaran Rasulullah SAW tentang tidur yang pertama kali adalah mematikan lampu saat tidur di malam hari. Kemudian mengunci rumah dan menutup bejana. Ajaran ini sebelumnya juga sudah diriwayatkan oleh Imam Bukhari. Dalam ilmu kesehatan, mematikan lampu saat akan tidur ternyata juga bagus, bahkan dapat mencegah kanker.

Ajaran berikutnya dari Nabi Muhammad SAW adalah posisi miring ke arah kanan. Tidur dalam posisi menghadap kanan ini juga dianjurkan dalam dunia kesehatan. Pasalnya, hal itu dapat mengurangi risiko gagal jantung. Sebab, jantung yang berada di posisi kiri tidak tertindih oleh organ lainnya.

Anjuran selanjutnya adalah tidak tidur dengan posisi terlentang. Karena posisi ini dalam dunia medis juga dikatakan dapat menyesakkan posisi tulang punggung. Bahkan sering membuat kita harus bolak-balik ingin ke toilet.

Berdasarkan penelitian medis, tidur terlentang akan membuat seseorang bernapas menggunakan mulut. Padahal semestinya seseorang bernapas menggunakan hidung.

Anjuran berikutnya adalah meletakkan tangan kanan di bawah pipi kanan.  Rasulullah SAW sering tidur di awal malam dan bangun di pertengahan malam. Beliau tidur dengan beralaskan tikar dengan menyamping ke kanan dan pada pipi diganjar dengan tangan kanannya sendiri.

Terkadang Nabi Muhammad juga tidur terlentang dengan meletakkan salah satu kakinya di atas kaki yang lain. Selain itu, saat sedang tidur Rasulullah mengajarkan agar dalam kondisi perut yang sedang tidak penuh.

Dalam dunia medis, tidur dengan menggunakan tangan sebagai alas akan membuat tulang kepala, leher dan punggung sejajar dan lurus. Sehinhga kemungkinan leher sakit saat bangun tidur sangat kecil.

Tak hanya itu, waktu yang baik untuk tidur menurut Nabi Muhammad adalah waktu awal setelah shalat isya jika tidak ada urusan. Sebelum tidur, maka Rasulullajlh juga menganjurkan agar berdoa terlebih dulu.

https://youtu.be/9a6h6pAPdQY

 

Editor : Yunan Helmy
Publisher :

Redaksi: redaksijatimtimes[at]gmail.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : redaksijatimtimes[at]gmail.com | redaksijatimtimes[at]gmail.com
Top