Ilustrasi senajata canggih(ist)
Ilustrasi senajata canggih(ist)

MALANGTIMES - Apa jadinya jika James Bond tanpa peralatan canggih? Ya pastinya akan sangat lucu dan bakalan kesulitan menyelesaikan misi dalam filmnya bukan. Seperti halnya seorang inteljen dunia, jika mereka tak punya peralatan canggih tentu akan sulit untuk menjalankan tugas dan misinya.

Dan peralatan canggih yang ada dalam film James Bond tersebut, ternyata tidak hanya ada dalam dunia film, namun juga ada di dalam dunia nyata dan menjadi bagian integral dalam dunia inteljen sejak lama. Peralatan spionase dan mematikan juga telah lama digunakan sejak perang dunia kedua.

Baca Juga : Kilas Balik Jejak Covid-19 di Kota Malang Hingga Pengajuan Status PSBB

Nah kalian mau tahu peralatan apa saja yang dimiliki inteljen dalam dunia nyata seperti dalam film James Bond ?, yuk mari simak informasi 10 alat spionase yang unik dan mematikan yang dirangkum dari sebuah Youtube Daftar Populer.

1. Kamera Kancing Jas.

Kamera dalam dunia intelijen bukan digunakan untuk selfie seperti halnya kalian ya, namun digunakan untuk melakukan tugas mata-mata mengintai pergerakan musuh. Alat ini begitu kecil dan dikenal dengan nama Ajax Model 21. Populer pada tahun 1970, alat ini seringkali digunakan dalam jas si agen mata-mata, sedangkan untuk mengambil gambar hanya perlu menekan tombol rana yang disimpan di dalam kantong.

Dengan menggunakan alat ini, si agen akan dengan mudahnya mengambil gambar tanpa diketahui oleh musuh. Sebab alat ini begitu mirip dan nyaris menyerupai seperti kancing baju. Negara yang menggunakan alat ini, seperti Uni Soviet maupun Amerika.

2. Pistol Sarung Tangan Sedgley Oss 38.

Senjata yang dirancang pada masa perang dunia kedua ini digunakan untuk perang jarak dekat. Senjata ini berbentuk sarung tangan dengan revolver sekaligus penembak pada bagian telapak tangannya. Cara menggunakan senjata ini hanya tinggal menekan pemicu pada telunjuk atau menepukkan pada tubuh dari musuh, sehingga otomatis pelatuk akan tertekan dan menembak tubuh musuh.

3. Payung beracun.

Dikenal dengan nama bulgarian umbrella, alat ini adalah senjata yang benar-benar digunakan untuk membunuh target pada tahun 1978, Departemen Bulgaria bermasalah dengan seorang jurnalis yang bernama George Marcov. Agensi mata-mata Bulgaria menciptakan sebuah payung yang memiliki jarum tersembunyi yang mampu menyuntikkan racun ke targetnya.

Saat itu George Marcov sedang menunggu bus, namun tiba-tiba seperti ada yang menyengat pada bagian kaki kanannya. Dan di saat yang sama, ia melihat seorang pria yang berjalan dengan payung dan tergesa-gesa. Dari situ ia kemudian dirawat di rumah sakit sampai akhirnya meninggal 4 hari sudah dirawat

4. Pistol Lipstik.

Kisah wanita yang diperintahkan Rusia untuk menjadi mata-mata ternyata bukanlah isapan jempol. Mengemban tugas yang berbahaya, tentu saja mata-mata dibekali dengan senjata yang bisa digunakan untuk situasi mendesak.

Para agen wanita dibekali dengan senjata pistol lipstik. Pistol ini berisi 1 peluru dan berukuran 4,1 mili. Meskipun terlihat seperti lipstik biasa, namun senjata ini bisa menembakkan peluru secara kuat dan bisa membunuh manusia.

5. Kacamata Bunuhdiri.

Ternyata peralatan agen mata-mata itu tidak hanya peralatan yang digunakan untuk menyerang atau mendapatkan data. Dibanding sebagai senjata untuk menyerang, kacamata ini justru menjadi alat pelindung diri paling terakhir.

Alat ini digunakan oleh CIA tahun 1975 hingga 1977. Penciptaan kacamata bunuh diri ini ditunjukkan untuk antisipasi seandainya agen tertangkap oleh musuh. Dibanding harus menerima siksaan karena dipaksa untuk membocorkan rahasia organisasi atau negara, sebagai jalan terakhir agen tersebut dapat menelan pil sianida yang disembunyikan pada salah satu ujung gagang kacamata. Wah ngeri banget bukan harus bunuh diri.

6. Tikus Bom.

Pada perang dunia ke dua, agen-agen intelijen Inggris sedang ada di puncaknya. Agen ini kemudian diperintahkan untuk membuat berbagai peralatan untuk menggagalkan usaha Hitler untuk menguasai Inggris. Salah satu peralatan yang bisa dibilang unik untuk menggagalkan rencana itu adalah tikus bom.

Ide ini muncul pada tahun 1941, ketika pasukan butuh cara untuk memasukkan bom ke ketel Jerman, untuk menggagalkan pabrik mereka. Kemudian solusi yang dibuat oleh agen Inggris adalah, mengambil kulit tikus kemudian mengisinya dengan bahan peledak.

Tikus tersebut kemudian dimasukkan dalam bahan baku batu bara Jerman dan ketika terkena api seketika bom jalan tikus tersebut akan meledak. Tapi sayangnya saat pengiriman pertama tikus bom ini langsung diketahui pihak Jerman.

7. Rectal Toolkit

Alat ini adalah sebuah alat yang digunakan untuk meloloskan diri milik agen-agen CIA selama perang dingin pada tahun 1960-an. Seorang agen mata-mata yang tertangkap, pasti akan digeledah.

Namun meskipun agen membawa alat ini, musuh akan tetap saja sulit mendeteksinya. Sebab alat ini disimpan bukan di dalam kantong, melainkan disimpan di dalam lubang anus dari si agen.

Dan ketika mereka tertangkap, agen bisa langsung mengeluarkan alat ini untuk melarikan diri, seperti memotong tali jika tangan mereka terikat. Alat ini memang cukup mengerikan, namun kenyataannya bisa menyelamatkan hidup para agen mata-mata.

8. Koper Listrik

Selain sabotase, membunuh dan mengumpulkan data, salah satu bagian utama dari dunia spionase adalah memindahkan dokumen rahasia. Dan ini tidak bisa dilakukan dengan hanya menggunakan koper biasa.

Koper yang satu ini, adalah koper yang sangat tangguh. Selain dibuat atau didesain tahan terhadap peluru, koper yang satu ini juga bisa menghasilkan daya listrik 100 kilo volt yang cukup tinggi dan bisa membuat mereka yang memegangnya terhentak.

Kelebihannya tidak hanya itu saja, koper ini juga dilengkapi dengan GPS. Sehingga dimanapun posisinya akan bisa terdeteksi. Koper ini juga bisa mengeluarkan suara nyaring yang sangat menyakitkan telinga ketika didengar.

9. Pemancar Berbentuk Kotoran Anjing.

Dibandingkan dengan pemancar yang ada di dalam sepatu seperti yang biasa di dalam spionase di film-film, pemancar yang satu ini memiliki bentuk yang unik dan menjijikan. Bagaimana tidak, bentuk pemancar yang satu ini mirip sekali dengan kotoran.

Pemancar ini digunakan CIA pada tahun 1970 untuk mengirimkan sinyal radio dengan meletakkannya di tempat strategis musuh. Mereka bisa memberikan koordinasi serangan udara dan melakukan pengintaian.

10. Mesin Enigma.

Jika kalian pernah menyaksikan film Enigma atau kisah dari bapak komputer, pasti tahu dengan peralatan inteljen yang satu ini. Mesin sandi terkenal yang ditemukan oleh Insinyur Jerman pada akhir perang dunia pertama, bisa dibilang sebagai perangkat kriptografi terbesar yang pernah dibuat pada waktu itu.

Meskipun mesin Enigma terlihat seperti mesin tik biasa, namun fungsinya untuk melindungi komunikasi diplomatik dan militer. Papan tombolnya terhubung ke rotor untuk mengatur ulang tombol-tombol yang akan dikodekan sebagai pesan.

Selanjutnya semua pesan yang dikirim keluar, berbentuk kode morse dan membutuhkan kode tertentu untuk merubah atau menguraikan pesan tersebut. Jadi sederhananya, alat ini berfungsi untuk mengenkripsi dan mendeskripsikan pesan rahasia.