(dari kanan ke kiri) Direktur Mall Dinoyo Jufri, Kepala Perwakilan IZI Jatim Sutanto, dan Kabid Bidang Kemitraan IZI Jatim Ismiati (Foto: Imarotul Izzah/Malang Times)
(dari kanan ke kiri) Direktur Mall Dinoyo Jufri, Kepala Perwakilan IZI Jatim Sutanto, dan Kabid Bidang Kemitraan IZI Jatim Ismiati (Foto: Imarotul Izzah/Malang Times)

MALANGTIMES - Pertama kalinya di Indonesia, layanan zakat tersedia di mall, yakni di Mal Dinoyo City, Malang.

Jadi, selain bisa berbelanja, nonton, dan kuliner, pengunjung mall juga bisa melaksanakan salah satu rukun Islam, yakni zakat.

Program ini sendiri merupakan program kemitraan antara Inisiatif Zakat Indonesia (IZI) dengan Dinoyo Mall. 

Konter IZI di Mal Dinoyo ada di dekat masjid Al-Adnan, lantai 4. 

Konter IZI melayani setiap hari setelah dhuhur sampai pukul 8 malam. 

Menurut Kepala Perwakilan IZI Jawa Timur, Sutanto, IZI memang ingin menghadirkan, untuk pertama kalinya, layanan zakat di mal.

"Biasanya ada layanan zakat itu hanya di bulan Ramadan atau di bulan Idul Qurban saja. Ini setiap hari," ujar Sutanto saat ditemui di konter IZI Mal Dinoyo di lantai 4.

Untuk programnya sendiri ada 4. Pertama adalah pembangunan masjid. 

Menurut Sutanto, IZI menggalang dana waqaf untuk masjid MIC (Mandiri Islamic Center) di Dau.

Program kedua adalah program pemberdayaan. Program pemberdayaan sendiri terbagi atas pemberdayaan ekonomi masyarakat miskin dan pemberdayaan anak-anak yatim maupun beasiswa penghafal Al-Quran.

"Jadi ada ekonomi, ada pembangunan masjid, ada beasiswa penghafal Al-Quran, dan beasiswa anak yatim, kemudian yang terakhir adalah menggalang dana zakat," paparnya.

IZI sendiri adalah lembaga zakat nasional yang dapat dipercaya dan sudah diakui Kementrian Agama (Kemenag). 

Dalam pengelolaan zakat, IZI telah lolos audit keuangan dan kepatuhan syariah. 

Yang mengaudit sendiri langsung Kemenag yang dilakukan dua kali dalam setahun.

"Untuk mendapatkan izin dari Kementerian Agama memang harus lembaga yang memang dia mampu secara pertanggungjawaban, baik itu nanti dia ada audit keuangan maupun audit kepatuhan syariahnya. Dan itu sulit biasanya," imbuh Sutanto.

Untuk itu, IZI memang sangat terpercaya. Masyarakat mau berzakat bisa datang langsung ke konternya. 

Di konter nanti disediakan aplikasi kalkulator zakat sehingga bisa diketahui apakah dengan pendapatan sekian sudah masuk wajib zakat atau belum. 

Kemudian tinggal membayar di konter secara tunai. Atau kalau misal sedang berhalangan bisa juga melalui internet banking, ATM, T-Cash, dan Go-Pay.

"Yang penting nanti dimasukkan akadnya, misalnya untuk beasiswa anak yatim atau beasiswa penghafal Quran atau pembangunan masjid," pungkas Sutanto.

IZI juga sangat transparan dalam mengelola dana. IZI memiliki sebuah aplikasi bernama e-Donasi. 

Dengan e-Donasi, masyarakat bisa memperoleh laporan secara langsung. 

Ketika berdonasi, ia akan mendapat SMS yang menyatakan bahwa transaksi sudah diterima.

Dalam SMS juga diberikan notifikasi apabila donasi sudah verified, artinya sudah masuk dalam program.

"Jadi kalau misalkan ada double nanti akan terlihat. Dan juga kita bisa tahu track record donatur. Apakah dananya sudah disalurkan atau belum. Di e-Donasi itu nanti ada laporannya. Setiap program kami selalu ada recordnya," papar Kepala Bidang Kemitraan IZI Jatim, Ismiati Ningsih.

"Transparansi sekarang itu penting. Karena kan donatur itu nanti takutnya dana yang sudah diserahkan itu disalahgunakan. Nah kalau di sistem kan tidak bisa bohong dan itu sudah jelas," imbuh perempuan yang akrab disapa Ismi ini.

Nah, dalam e-Donasi sendiri terdapat id dan usernamenya. Laporannya masuk langsung di zakatpedia.com. 

ZakatPedia adalah Platform bayar zakat, Infaq, shodaqah dan penggalangan dana online yang mudah dan memudahkan.

Layaknya situs Lazada dan sejenisnya, dalam zakatpedia.com donatur bisa melihat program-program IZI.

Direktur Utama Mall Dinoyo City, Jufri Naz menyatakan adanya kerja sama dengan IZI ini memang salah satu langkah untuk meningkatkan pelayanan di Mall Dinoyo.

"Jadi kita ingin zakat ini menjadi satu bagian lifestyle, gaya hidup. Karena ini merupakan satu kewajiban yang sama dengan salat. Jadi kita ingin memudahkan pengunjung yang ada di sini. Orang mau salat nyaman, mau zakat bisa," ungkap Jufri.

Lebih lanjut Jufri menyatakan bahwa dipilihnya IZI ialah lantaran IZI merupakan salah satu dari belasan lembaga zakat nasional yang sudah diakui Kemenag. Jadi secara izin operasional dan secara audit sudah diakui.

"Artinya bahwa kita bekerjasama dengan lembaga yang sudah terpercaya," tandasnya.