foto screenshot of youtube
foto screenshot of youtube

MALANGTIMES - Tabrakan melibatkan Hondra BRV dan truk di Jl Ir Soekarno di Dusun Dadaptulis, Kelurahan Dadaprejo, Kecamatan Junrejo, Kota Batu terekam dalam CCTV (Closed Circuit Television) , Sabtu (5/1/2019) pukul 11.30 WIB. CCTV yang merekam kejadian itu dari area Masjid Al Huda yang dipasang untung mengawasi area parkir. 

Baca Juga : Musim Melaut, Para Nelayan yang Berlabuh di Kabupaten Malang Bakal Disemprot Antiseptik

Dalam rekaman CCTV pada kamera 5 itu menunjukkan bahwa kecelakan berlangsung selama kurang lebih 10 detik. Terlihat mobil BRV dengan nomor polisi N 1056 HB yang dikemudikan Slamet warga Bondowoso itu ternyata keluar dari marka jalan.

Selain keluar dari marka jalan itu, terlihat melaju dengan kecepatan di atas 40 kilometer per jam. Mobil itu melaju dari arah Kota Batu ke Malang atau Barat menuju Timur. 

Sedangkan dari arah berlawanan Timur menuju Barat ada truk ber nomor polisi N 9112 UT yang dikendarai oleh Agus Harianto (52) warga Desa Sukorejo Kecamatan Tirtoyudo Kabupaten Malang. BRV langsung menghantam truk tersebut dengan kecepatan tinggi.

Alhasil kedua kendaraan itu langsung terpental sejauh 10 meter. Kerusakan yang terjadi pada truk di  bagian roda kanan belakang hingga terlepas dan menghantam salah satu garasi rumah milih warga.

Tidak hanya itu saja, dalam garasi itu ternyata terdapat mobil yang sedang terparkir. Sehingga menyebabkan kerusakan pada bagian belakang mobil di rumah tersebut.

Baca Juga : Draft Sudah Final, Besok Pemkot Malang Ajukan PSBB

Sedangkan mobil yang dikendarai kurang lebih 4 orang itu langsung berputar dan berhenti di tengah jalan. “Kondisi sopir tidak ada luka. Karena saat tabrakan airbag pada mobil berfungsi,” ujar Kanit Laka Lantas Polres Batu, Ipda Anton Hendri.

Menurutnya kecelakaan itu terjadi karena Slamet pengemudi mobil keluar atau melebihi dari jalur marka. “Tapi kalau masalah kenapa orang ini keluar dari jalur marka masih belum diketahui,” imbuhnya.

Tetapi jika mobil itu keluar dari marka jalan atau melebihi saat itu di depan mobil yang dikendarai Slamet tidak terdapat kendaraan. “Sedangkan dalam kecelakaan ini yang mendominasi adalah merugikan kerusakan kendaraan,” jelas Anton kepada MalangTIMES.

Untungnya dalam kecelakaan ini tidak ada yang mengalami luka berat hanya luka ringan dan langsung dibawa menuju ke puskesmas Kecamatan Dau Kabupaten Malang.

Sedangkan truk yang menuju ke arah Kota Batu tidak membawa muatan, rencananya akan mengangkut apel Kota Batu kemudian dikirimkan ke Bandung.