Para pekerja tengah mengebut pembangunan Tol Malang Pandaan yang ditarget rampung pada 2019 ini. (Foto: Nurlayla Ratri/MalangTIMES)
Para pekerja tengah mengebut pembangunan Tol Malang Pandaan yang ditarget rampung pada 2019 ini. (Foto: Nurlayla Ratri/MalangTIMES)

MALANGTIMES - PT Jasa Marga Pandaan Malang (JPM) terus mengejar progres pembangunan Tol Malang - Pandaan (Mapan) di triwulan pertama 2019 ini. Rencananya, tol yang menjadi alternatif jalur Surabaya - Malang ini akan selesai secara bertahap tahun ini. Sebagian, juga akan mulai difungsikan pada Maret mendatang. 

Direktur Utama PT JPM Agus Purnomo mengungkapkan, pihaknya kini  meneruskan pembangunan jalan tol yang sempat dioperasikan secara fungsional pada saat arus mudik balik libur Natal tahun 2018 dan Tahun Baru 2019 itu. "Sampai akhir Desember 2018, progres pekerjaan fisik Jalan Tol Pandaan-Malang telah mencapai 80 persen, sedangkan pembebasan lahannya 85 persen," ujarnya. 

Agus menegaskan, setelah berakhirnya pengoperasian fungsional, Jasa Marga melakukan percepatan pembangunannya agar sesuai target penyelesaian. Jalan Tol Pandaan-Malang sendiri ditargetkan akan beroperasi penuh pada bulan Maret 2019. "Akhir Januari ini, seksi 1-3 sudah selesai 100 persen. Kami optimis Maret ditargetkan beroperasi," tegasnya. 

Seperti diketahui, Tol Mapan sempat dibuka secara fungsional sejak tanggal 21 Desember 2018 hingga 1 Januari lalu. Selama beroperasi fungsional, arus lalu lintas di tol tersebut cukup padat. Terdata, sebanyak 76.668 kendaraan melintas dalam kurun 12 hari. "Meski masih fungsional, jalan tol ini telah dilengkapi oleh satu rest area yang memadai untuk menambah kenyamanan beristirahat pengguna jalan tol," tuturnya.

Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Herry Trisaputra Zuna menambahkan, pada fase awal seksi yang beroperasi adalah seksi 1 hingga 3 yang kini pembangunannya nyaris tuntas. "Pandaan - Malang sampai seksi 3 sudah bagus, kan sudah sempat fungsional. Juga kondusif ya, mestinya kuartal 1 bisa selesai sampai seksi 3 Lawang - Singosari," terangnya. 

Sementara itu, seksi 4 atau ruas Singosari - Pakis diperkirakan akan selesai pada Juli mendatang. Terakhir untuk seksi 5 atau ruas Pakis - Malang hingga saat ini masih terkendala di pembebasan lahan. Namun, pengerjaannya akan tetap terselesaikan di kuartal 3 tahun ini. "Sampai seksi 5 itu ada delay (keterlambatan) sedikit, tapi selesai lah di kuartal 3 nanti," ujarnya. 

Jalan tol yang memiliki panjang 38,48 kilometer (km) ini ditargetkan beroperasi pada triwulan I tahun 2019. Dengan nilai investasi mencapai Rp 5,97 triliun, Jalan Tol Pandaan-Malang terdiri atas lima seksi, yakni Seksi 1 Pandaan-Purwodadi, Seksi 2 Purwodadi-Lawang, Seksi 3 Lawang-Singosari, Seksi 4 Singosari-Pakis, dan Seksi 5 Pakis-Malang.