Pekerja Bintang Offset Malang mengecek hasil percetakan kalender pesanan caleg DPR RI. (Foto: Nurlayla Ratri/MalangTIMES)

Pekerja Bintang Offset Malang mengecek hasil percetakan kalender pesanan caleg DPR RI. (Foto: Nurlayla Ratri/MalangTIMES)



MALANGTIMES - Tahun politik membawa berkah tersendiri bagi pemilik usaha konveksi, bendera, tukang sablon hingga percetakan. Memasuki masa kampanye, para pengusaha offset skala kecil dan menengah di Kota Malang pun mulai kebanjiran order. Melonjaknya pesanan berimbas pada kenaikan omzet hingga puluhan juta rupiah.

Salah satunya di Bintang Offset di kompleks Ruko Taman Borobudur Indah, Kecamatan Blimbing, Kota Malang. Sunaryo Santoso, pemilik percetakan tersebut mengaku ada kenaikan omzet hingga empat kali lipat. "Kalau bulan-bulan biasa kan sekitar Rp 20 juta per bulan. Tapi menjelang akhir tahun ditambah dengan order macam-macam alat peraga kampanye (APK) itu bisa sampai Rp 80 juta per bulan," terang Naryo, sapaan akrabnya. 

Naryo menjelaskan, kenaikan signifikan tersebut sudah berlangsung sekitar tiga bulan terakhir. "Untuk tahun pileg dan pilpres ini pesanan meningkat di akhir tahun. Oktober (2018) itu pesanan dari caleg (calon legislatif) mulai masuk, bertambah pada November-Desember. Januari (2019) ini juga masih ada beberapa kontrak masuk," tuturnya. 

Mayoritas, tambah Naryo, para caleg itu memesan APK berupa banner, kalender, stiker, brosur, hingga kartu nama. Untuk jenis kartu nama, brosur dan stiker, rata-rata pemesanan sebanyak 100 ribu lembar bagi caleg tingkat pusat. Sementara caleg tingkat kota/kabupaten rata-rata memesan 3-5 ribu lembar.  "Kan ada juga yang pesan paketan, rata-rata caleg DPR RI itu bikin banner juga gabung dengan caleg DPRD Provinsi atau Kota/Kabupaten," terangnya. 

Dalam sehari, offset tersebut bisa mencetak sekitar 30-40 ribu kalender. Naryo mengaku mesti menambah shif kerja karyawannya untuk memenuhi tenggat waktu. "Biasanya hanya dua shif, sekarang bisa sampai tiga shif karena mesin cetak dimaksimalkan operasionalnya selama 20 jam sehari," ujarnya. 

Hingga saat ini, lanjutnya, ada sekitar 20 caleg yang bekerja sama dengan percetakan tersebut, baik tingkat pusat, provinsi, maupun kota dan kabupaten. Beberapa caleg DPR RI yang mencetak di situ di antaranya yakni Ketua DPC Partai Demokrat Kabupaten Malang Ghufron Marzuqi, juga Ahmad Basarah dan Sri Rahayu dari PDI Perjuangan, serta Ali Ahmad dari PKB. 

End of content

No more pages to load