Daging ayam (foto: Nana/MalangTIMES)

Daging ayam (foto: Nana/MalangTIMES)



MALANGTIMES - Jelang Natal dan tahun baru kemarin, tepatnya di Bulan Desember, harga daging di Kota Malang mengalami kenaikan yang cukup signifikan. Sebelumnya, harga daging ayam berada di angka Rp 32 ribu perkilonya. Memasuki bulan Desember, harga daging ayam menjadi Rp 40 ribu perkilo.

Nah, memasuki tahun baru 2019 ini, harga daging ayam perlahan merosot. Menurut salah satu pedagang ayam di Pasar Mergan, harga ayam potong kini menjadi Rp 35 ribu perkilo.

"Memang mulai naik itu sebelum tahun baru, bahkan kemarin harganya masih Rp 37 ribu," kata Fahmi kepada MalangTIMES saat ditemui di Pasar Mergan tadi (3/1).

Untuk diketahui, meski harga ayam mengalami kenaikan, hal ini tidak berdampak pada penurunan pembeli. Malahan menurut Fahmi, jelang tahun baru, pembeli daging ayam mengalami kenaikan.

"Meski naik, tahun baru itu banyak yang beli. Ya namanya juga tahun baru," ucapnya.

Fahmi sendiri mengaku naik dan turunnya harga tersebut ditentukan oleh agen. Agen ll menetapkan harga sesuai dengan banyak dan tidaknya permintaan konsumen.

Pernyataan yang sama juga dikemukakan pedagang lain. Menurut Muhammad Kosim, sebelum memasuki bulan Desember harga ayam potong berada di angka yang paling rendah yakni Rp 32 ribu.

"Bulan 11 itu masih murah, Mbak. Mulai tahun baru itu sudah naik," ungkap Kosim.

Berbeda dengan harga daging ayam, harga daging sapi cenderung stabil. Hal ini dinyatakan oleh salah satu pedagang Haji Kholiq.

"Daging sapi gak naik kok, stabil terus," ujarnya.

Kholiq melanjutkan, harga yang dibeli dari agen berada di kisaran Rp 105 ribu perkilo. Sementara para penjual menjual dengan harga Rp 110 ribu perkilo.

End of content

No more pages to load