Pelaku yang terekam CCTV (Anggara Sudiongko/MalangTIMES)
Pelaku yang terekam CCTV (Anggara Sudiongko/MalangTIMES)

MALANGTIMES - Sebuah rumah yang berada di Jalan Sudanco Supriadi Gang 4 nomer 27, RT 6 RW 6, Sukun, Kota Malang, disatroni dua maling yang mengambil sebuah sepeda milik anak dari pemilik rumah. 

Baca Juga : Warga Tangkap Pelaku Pencurian Sepeda Motor di Kota Batu

Kejadian tersebut terjadi pada 31 Desember 2018, sekitar pukul 02.30 WIB.

Saat kejadian, korban berada di dalam rumah. 

Namun saat itu, korban dan keluarganya yang lain dalam kondisi tertidur. 

Sehingga saat kejadian tersebut korban tak mengetahui secara pasti.

"Saat kejadian saya memang ada di rumah tapi pas tertidur. Tapi wktu itu saya bangunnya jam 03.00 wib, karena di rumah juga ada usaha jualan puding. Dan dan saya sebelumnya juga nggak mendengar suara yang mencurigakan sama sekali," jelas korban yang bernama Ira Dian (33) saat dihubungi MalangTIMES, Selasa (1/1/2018).

Lanjutnya, setelah itu, meskipun korban bangun, saat itu ia belum menyadari jika rumahnya telah disatroni oleh kawanan maling. 

Korban baru sadar ketika saat itu hendak keluar bersama keluarganya untuk merayakan tahun baru.

"Tahunya pukul 18.00 WIB, pas mau keluar merayakan tahun baru. Paginya itu kita malah nggak sadar kalau sepedanya anak saya hilang," terangnya.

Kemudian mengetahui sepeda snag anak hilang, korban lantas segera melakukan pengecekan CCTV. 

Baca Juga : Keluarkan Surat Edaran, Mulai Besok Bupati Malang Minta Warga Tidak Keluar Rumah

Benar saja, ketika dilihat pada CCTV, nampak dua orang pemuda mengendap-endap dan mengambil sepeda anaknya yang berada di dalam pagar rumah.

"Di CCTV kan kelihatn mengendap-endap. Sandalnya juga dilepas, jadi nggak kedengaran suara sama sekali. Satu pelaku naik ke pagar dan mengambil sepeda anak saya yang digantungan dan tidak dikunci," paparnya

Pelakunya sendiri, lanjut korban, nampaknya juga tidak sadar, jika aksi mereka mencuri terekam kamera CCTV, sehingga dengan santainya mereka beraksi melakukan pencurian.

"Tapi setelah ngambil sepeda, kayaknya mereka mau manjat lagi, sudah nunjuk-nunjuk motor saya. Tapi waktu itu seperti ada sepeda motor yang lewat, mungkin itu tetangga saya yang jualan sayur. Tau ada yang lewat pelaku langsung kabur," ujarnya.

Sementara itu, pasca kejadian tersebut korban harus menderita kerugian kurang lebib sekitar Rp 2,5 juta. Kasusnya sendiri juga telah dilaporkan korban ke Polsek Sukun.

"Tadi siang saya laporkan ke Polsek, petugas juga sudah mengecek lokasi," pungkasnya.