Suasana festival kuliner yang diselenggarakan Pemerintah Kota Batu untuk menjamu wisatawan. (Foto: Nurlayla Ratri/MalangTIMES)

Suasana festival kuliner yang diselenggarakan Pemerintah Kota Batu untuk menjamu wisatawan. (Foto: Nurlayla Ratri/MalangTIMES)



MALANGTIMES - Ada yang berbeda di halaman Balai Kota Among Tani Kota Batu menjelang pergantian tahun. Jajaran stan-stan kuliner dengan penganan-penganan khas Malang jadi daya tarik bagi pengunjung yang datang dari berbagai penjuru Indonesia. Selama sehari semalam, Pemerintah Kota (Pemkot) Batu menggelar Cullinary Festival 2018 untuk memanjakan wisatawan.

Makanan-makanan berat seperti rawon, nasi tumpang, mi pangsit, bakso, serta berbagai jajanan tradisional dan kekinian bisa dipilih untuk menuntaskan lapar. "Makanannya enak dan murah. Ini tadi sekalian kan mau foto-foto di depan balai kota dan tulisan Kota Batu," ujar Wiwik Andriana, salah satu pengunjung.

Plt Kepala Dinas Pariwisata Kota Batu Imam Suryono mengatakan, festival kuliner berlangsung hari ini (31/12/2018) hingga 1 Januari 2019 pukul 01.00 WIB. Gelaran tersebut untuk memfasilitasi pengunjung yang melewatkan malam pergantian tahun di kota dingin ini. 

"Peringatan pergantian tahun baru di Kota Batu tahun ini digelar dengan sangat sederhana. Karena sedang dalam keadaan berduka akibat banyaknya bencana alam, Pemkot Batu hanya menggelar Cullinary Festival," ujarnya. "Dalam pelaksanaannya, kami libatkan 48 UMKM se-Malang Raya," tambahnya.

 Imam menjelaskan, dalam festival tersebut, panitia akan  menyediakan berbagai menu kuliner, mulai dari makanan tradisional hingga modern, serta hiburan kesenian, musik, UMKM dari seniman lokal dan band lokal di Kota Batu.

Dia menambahkan, tujuan diadakan festival tersebut untuk memecah kemacetan lalu lintas di Kota Batu. Mengingat setiap pergantian Kota Batu selalu didapati wisatawan dari berbagai daerah. "Ini juga alternatif bagi warga yang mencari hiburan, ada pentas-pentas seni tetapi tidak yang bersifat euforia," ungkap Imam.

Kesenian yang ditampilkan di antaranya pagelaran sendra tari padepokan Gunung Wukir, band loka Kopi Pait, keroncong Wukir, serta sumbangan dari staf-staf UPT Among Tani Kota Batu. (*)

End of content

No more pages to load