Aparat kepolisian bersiaga mengamankan malam pergantian tahun di Kota Batu. (Foto: Nurlayla Ratri/MalangTIMES)
Aparat kepolisian bersiaga mengamankan malam pergantian tahun di Kota Batu. (Foto: Nurlayla Ratri/MalangTIMES)

MALANGTIMES - Sebanyak 562 personel gabungan diterjunkan untuk mengamankan malam pergantian tahun 2018-2019 di Kota Batu. Termasuk di antaranya dua regu dari Sabhara Polres Batu dan Sat Brimob Detasemen B Polda Jatim bersenjata lengkap. Personel disebar untuk mengamankan wilayah tersebut dari potensi tindak kriminalitas dan kemacetan seiring tingginya jumlah wisatawan yang datang.

Kapolres Batu AKBP Budi Hermanto mengungkapkan, personel yang disiagakan terdiri dari unsur gabungan. Meliputi aparat kepolisian sendiri, TNI, Dinas Perhubungan, Satlinmas, Satpol PP, Pramuka, serta organisasi masyarakat. "Kami berharap pengamanan malam ini dilakukan dengan soft, humanis, termasuk melaksanakan imbauan yang disampaikan wali kota," ujar Buher, sapaan akrab kapolres.

Seperti diberitakan sebelumnya, Polres Batu menggelar Apel Kesiapan Pasukan Pengamanan Malam Tahun Baru di wilayah Polres Batu, sore tadi (31/12/2018) di kawasan Alun-Alun Kota Batu. Apel tersebut dipimpin langsung oleh Wali Kota Batu Dewanti Rumpoko. Dalam instruksinya, warga dan wisatawan dilarang untuk melakukan konvoi serta menggunakan knalpot brong. Pengguna kendaraan roda dua juga diwajibkan menggunakan helm dan tidak memotong arus lalu lintas sesuai rekayasa yang ditetapkan.

Meski jumlah kendaraan masuk tidak sepadat ketika liburan Natal 2018 lalu, lanjut Buher, sejumlah rekayasa lalu lintas juga diterapkan. "Selain untuk memperlancar lalu lintas, kami juga mencegah adanya kecelakaan yang menimbulkan angka fatalitas tinggi. Personel juga mengantisipasi tindak kriminalitas di wilayah Polres Batu ini," ucapnya.

Pihak kepolisian, lanjut Budi, juga menambah jumlah personel di titik-titik rawan kemacetan dan keramaian. "Saat ini kami juga masih mengaktifkan enam pos pengamanan pelayanan dan dua pos pantau sejak menjelang Natal hingga setelah perayaan tahun baru," sebutnya. 

Menurut dia, memang ada kepadatan yang diprediksi akan terjadi di beberapa titik. Misalnya di hotel-hotel dan objek wisata.

Budi pun mengimbau kepada masyarakat agar mematuhi dan mengikuti petunjuk alih arus selama perayaan tahun baru. "Dilarang mengadakan konvoi kendaraan, dilarang menggunakan knalpot brong, dan dilarang membuang sampah sembarangan. Bila membutuhkan kehadiran polisi, bisa menghubungi 110," ungkapnya.

Berdasarkan pantauan MalangTIMES, sejumlah titik menuju ke Kota Batu memang mengalami kepadatan volume kendaraan pada momen liburan ini. Bahkan, kepadatan sudah terjadi sejak perayaan Natal kemarin. Salah satunya terlihat di depan Jatim Park 3 Jalan Ir Soekarno Beji, Junrejo, Kota Batu. Selain itu, kepadatan terlihat di jalur-jalur menuju tempat wisata, seperti ke arah Selecta dan Coban Talun.

Sementara itu, Kasatlantas Polres Batu AKP Christopher Adhikara Lebang menambahkan, tidak ada perubahan rekayasa lalu lintas yang dilakukan oleh Polres Batu. "Sesuai dengan rekayasa lalu lintas yang dibuat sebelumnya. Hanya ada tambahan (rekayasa lalu lintas) di Pasar Besar Batu Jalan Dewi Sartika," terangnya.

Sementara untuk wisatawan dari luar kota, Chris menyampaikan tidak ada penambahan rekayasa lalu lintas lain. Pihaknya juga akan melakukan rekayasa lalu lintas dengan menerapkan jalur satu arah. Seperti di simpang tiga Imam Bonjol dan Jalan Dewi Sartika. Tak lupa, pihaknya juga bakal memanfaatkan jalur-jalur alternatif. Hal itu dilakukan untuk mengurai kemacetan panjang di jalur utama menuju Kota Batu. (*)