Wali Kota Malang, Sutiaji (berdiri) saat melakukan pemaparan refleksi akhir tahun 2018 (Pipit Anggraeni/MalangTIMES).
Wali Kota Malang, Sutiaji (berdiri) saat melakukan pemaparan refleksi akhir tahun 2018 (Pipit Anggraeni/MalangTIMES).

MALANGTIMES - Perdana, Kota Malang inisiasi peraturan daerah (Perda) pembagian tugas Wali Kota dan Wakil Wali Kota Malang. Rencananya, Perda ini akan direalisasikan pada 2020 mendatang.

Wali Kota Malang, Sutiaji menyampaikan, Perda ini dibuat dengan tujuan memperjelas tugas yang harus dilakukan oleh Wali Kota dan Wakil Wali Kota Malang sebagai pemimpin daerah. Meski sudah diatur dalam Undang-Undang Nomor 23 tahun 2014 tentang pemerintahan daerah, Perda tersebut dinilai sangat penting.

"Jadi biar lebih jelas pembagian tugasnya seperti apa. Karena mungkin saja ada miss komunikasi di tengah-tengah. Mungkin saja ada pihak yang sengaja memanfaatkan situasi yang tidak diinginkan atau lain sebagainya," katanya pada wartawan belum lama ini.

Dengan adanya Perda ini, nantinya diharapkan ada sinergi lebih kuat antara Pemerintah Kota Malang dan DPRD Kota Malang. Terutama terkait tugas dan kewajiban dari Wali Kota dan Wakil Wali Kota ini sendiri. "Saya harapkan nanti teman-teman di Dewan juga mengingatkan," papar pria berkacamata itu.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Malang, Sofyan Edi Jarwoko menambahkan, beberapa tugas khusus sudah didelegasikan kepada dirinya. Di antaranya seperti menangani angka kemiskinan, masalah berkaitan dengan lansia, hingga menjaga kerukunan umat beragama dan meningkatkan angka harapan hidup.

"Kami sudah berbicara bersama untuk menuntaskan masalah kemiskinan, lansia, hingga menjaga kerukunan umat beragama. Dan saya secara khusus memang diminta untuk menjalankan beberapa tugas tersebut," urainya.