Wisatawan bersepeda sepanjang 50 meter di atas aliran sungai setinggi 8 meter yang mirip aliran air terjun Niagara di Coban Talun, Kota Batu. (Foto: Nurlayla Ratri/MalangTIMES)

Wisatawan bersepeda sepanjang 50 meter di atas aliran sungai setinggi 8 meter yang mirip aliran air terjun Niagara di Coban Talun, Kota Batu. (Foto: Nurlayla Ratri/MalangTIMES)



MALANGTIMES - Bagi pecinta wahana pemacu adrenalin, tak ada salahnya bertandang ke Kota Batu. Di wana wisata air terjun Coban Talun, pengunjung bisa merasakan sensasi bersepeda di atas ketinggian 8 meter di atas permukaan sungai. Wisatawan juga harus siap-siap basah terkena percikan air "Niagara Mini" yang terjun dari DAM aliran Sungai Brantas. 

Wahana baru bernama Oyot itu menyediakan fasilitas sepeda udara (sky bike) dengan lintasan sepanjang 50 meter di muka plensengan DAM. 

Di sisi air yang mengalir deras mirip seperti air terjun Niagara, pengendara sepeda udara itu mesti mengayuh sendiri sepeda yang dikendarai dari ujung ke ujung. 

Wisatawan juga dilengkapi tali-tali pengaman agar tidak tergelincir dari atas sepeda. "Waduh, ke kaki gemetar waktu mengayuh. Apalagi kan lintasannya tali gitu dan harus ngontel (menggenjot pedal) sendiri, nggak pakai alat otomatis seperti di sepeda udara di tempat lain," ujar Sugiarto, salah satu pengunjung yang menjajal wahana itu. 

Selain itu, melihat air yang mengalir deras di samping dan bagian bawah sepeda juga semakin memacu detak jantung. "Lihat air banyak gitu, semakin deg-degan," tambahnya. 

Di lokasi yang sama, pengunjung juga bisa memilih wahana lain. Misalnya bebek ontel, pengunjung bisa perahu kecil berbentuk bebek yang dijalankan dengan dikayuh.

Salah satu pengurus Wisata Oyot, Supriyanto mengungkapkan bahwa konsep wisata tersebut memadukan sisi edukasi dan tantangan. 

"Ada yang menantang adrenalin, ada juga yang edukatif. Misalnya pengenalan jenis-jenis pohon, cara mencangkok dan merawat tanaman, dan lain-lain," terangnya. 

Pria yang akrab disapa Doyot itu mengungkapkan, aliran DAM yang mirip air terjun itu menjadi daya tarik wisata tersendiri. Bahkan, menurutnya lokasi itu kerap menjadi latar foto pra pernikahan. 

"Spot itu berdasarkan kesepakatan pengelola Coban Talun dan warga akhirnya dimaksimalkan. Banyak yang bilang seolah olah Niagara atau Niagara Mini. Wallpaper air itu yang membedakan ketika masuk Coban Talun," terangnya. 

Dia mengungkapkan, pada momen liburan ini jumlah pengunjung mengalami sedikit peningkatan. "Kisaran 150-200 orang per hari selama liburan," pungkasnya.

End of content

No more pages to load