Ketua Barikade Gus Dur Jatim (tiga dari kanan) saat mengunjungi Ketua Partai Demokrat Kabupaten Malang, Ir Gufron Marzuki (tiga dari kiri) (DocalangTIMES)

Ketua Barikade Gus Dur Jatim (tiga dari kanan) saat mengunjungi Ketua Partai Demokrat Kabupaten Malang, Ir Gufron Marzuki (tiga dari kiri) (DocalangTIMES)



MALANGTIMES - Calon-calon Legeslatif (Caleg) pada setiap Pemilihan Legeslatif (Pileg), memang tak bisa dipungkiri banyak yang merupakan para santri atau kader Nadhatul Ulama (NU).

Bahkan tidak hanya pada partai berbasis agamis saja, namun para caleg santri atau kader NU juga  tersebar di semua partai berbasis nasionalisme yang mengikuti Pileg.

Melihat itu, Barikade Gus Dur Jatim, menyatakan memberikan dukungan penuh semua kader NU yang maju sebagai caleg untuk membawa perubahan bangsa ke arah lebih baik.

Entah dimanapun mereka berada, baik didaerah maupun pusat, tetap akan mendapat dukungan dengan maksimal. Sehingga dalam hal ini, dukungan tidak berafiliasi dengan partai manapun.

"Intinya kami meneruskan perjuangan Gus Dur, dimana teman-teman NU yang maju Pileg, akan kami dukung penuh dan semaksimal mungkin. Akan tetapi kami tidak mendukung Caleg  yang berada di PKB, sebab kami tidak melupakan sejarah atas pengkhianatan terhadap Gus Dur," jelas Achmad Arizal, Ketua Barikade Gus Dur Jatim ketika dihubungi MalangTIMES (26/12/2018).

"Kami berharap, mudah-mudahan kader NU yang ada di Malang Raya, kami doakan jadi dan Barikade Gus Dur Malang Raya, Jatim siap memberikan dukungan," imbuh Mantan Ketua Garda Bangsa Jatim era PKB Gus Dur itu.

Sementara itu, Ketua DPC Demokrat Kabupaten Malang, Ir Gufron Marzuki menanggapi dukungan Barikade Gus Dur Jatim terhadap caleg NU di semua partai mengungkapkan, bahwa menurutnya, ulama memang merupakan milik umat.

Umat tersebut salah satunya adalah termasuk partai. Ulama adalah benteng negara, sehingga jika berbicara dukung mendukung siapa, hal itu bukanlah suatu persoalan. Sebab ulama memang sebagai rujukan dari para umat. 

"Orang kalau ingin berpolitik dengan baik, adalah hubungannya dengan ulama, karena mereka merupakan benteng. Sehingga ketika saya dikunjungi Ketua Barikade Gus Dur, tentu saya meminta doa restu, dan responnya juga begitu luar biasa. Beliau juga telfon kader pusat, dan alhamdulillah ada respon positif," jelasnya.

Lanjutnya, ia juga mengharapkan, untuk adanya fatwa dari para kiai mengenai dukungan terhadap para caleg NU, dimana dengan fatwa tersebut tentunya jelas, bahwa masyarakat diharapkan memilih legeslatif-legeslatif dari daerah sampai pusat yang merupakan para santri.

"Dengan dukungan dari Barikade Gus Dur ini, tentu semakin menyemangati para caleg dari NU, khususnya dari Partai Demokrat yang hampir 80 persennya santri lebih bersemangat untuk berjuang," pungkasnya.

 

End of content

No more pages to load