Wali Kota Malang Sutiaji didampingi istri dan juga Wakil Wali Kota Malang Sofyan Edi Jarwoko saat menyapa umat kristiani di sejumlah gereja jelang pelaksanaan malam misa Natal. (Foto: Humas Pemkot Malang for MalangTIMES)
Wali Kota Malang Sutiaji didampingi istri dan juga Wakil Wali Kota Malang Sofyan Edi Jarwoko saat menyapa umat kristiani di sejumlah gereja jelang pelaksanaan malam misa Natal. (Foto: Humas Pemkot Malang for MalangTIMES)

MALANGTIMES - Syahdunya lagu Malam Damai mengiringi kedatangan Wali Kota Malang Sutiaji dan Wakil Wali Kota Malang Sofyan Edi Jarwoko saat hadir jelang pelaksanaan malam misa Natal di Gereja Kristen Jawi Wetan Jamaat Tulangbawang. 

Baca Juga : MUI Sebut Puasa Ramadan Bentengi Diri dari Covid-19, Imbau Ibadah di Rumah

Safari Natal yang digelar jajaran Forkopimda Plus Kota Malang berlangsung di sela perayaan misa di sejumlah gereja, Senin (24/12/2018) malam.  

Selain menyampaikan sambutan sekaligus ucapan selamat Natal, Sutiaji dan Sofyan Edi juga berdialog dengan pemuka agama di sejumlah gereja. 

Selain itu, keduanya pun menyapa langsung dan berbincang dengan para jemaat baik dewasa maupun anak-naka. 

Safari Natal yang baru kali pertama digelar itu juga mengunjungi Gereja Kristen Injili Nusantara (GKIN) se Malang Raya di Aula Skodam Brawijaya Malang dan Gereja Katedral Ijen. 

Dalam setiap momen kunjungan, Sutiaji dan Sofyan Edi sama-sama menegaskan bahwa Pemerintah Kota (Pemkot) Malang akan terus berkomitmen menjaga kerukunan antar umat beragama di wilayah tersebut. 

Sutiaji berpesan kepada para jamaat untuk terus menjaga kondusifitas yang ada di Kota Malang.

"Jangan mudah terpengaruh pada berita-berita hoax atau ujaran kebencian yang muaranya hanya untuk memecah belah persaudaraan kita," tegas Sutiaji.

Jaminan untuk menjalankan ibadah dengan rasa aman, lanjut Sutiaji juga akan selalu diwujudkan oleh Pemkot Malang dan Forkopimda bagi seluruh umat beragama. 

"Seluruh umat beragama memiliki hak yang sama untuk menjalankan ibadahnya dengan aman, nyaman dan tenang," ujar Pak Aji, sapaan akrabnya.

Baca Juga : MUI Sebut Puasa Ramadan Bentengi Diri dari Covid-19, Imbau Ibadah di Rumah

Dia pun mengapresiasi atas kesolidan warga Nasrani untuk turut menjaga kedamaian dan menjunjung toleransi. 

"Ucapan terima kasih juga saya sampaikan pada seluruh umat kristiani dimana selama ini tidak pernah sekali pun mengganggu warga lainnya pada saat menjalankan ibadah," tuturnya lagi.

Pak Aji juga terus berkomitmen untuk memberikan pelayanan terbaiknya pada seluruh masyarakat Kota Malang tanpa ada diskriminasi.

Dengan tujuan, agar visi Kota Malang menjadi kota yang bermartabat dapat terwujud di segala lini kehidupan. 

"Pada kesempatan ini, saya berharap pada seluruh umat kristiani agar mau melaporkan langsung kepada saya. Jika di antara saudaraku ini ada yang mengalami tindak diskriminasi dalam mendapatkan berbagai pelayanan di Kota Malang," ujar Sutiaji.

Dia juga mengatakan bahwa Wali Kota Malang akan menjadi garda terdepan jika ada saudara-saudara umat kristiani yang juga menjadi warga Kota Malang mengalami tindak diskriminasi dan mengalami ketidaknyamanan dalam menjalankan ibadahnya. 

"Pada kesempatan ini, saya juga menyampaikan permintaan maaf, jika ada hal-hal yang dianggap tidak berkenan di hati umat kristiani dalam rangka mendapatkan pelayanan dari Pemerintah Kota Malang," pungkasnya.