Owner Koono Gelato Jessica (kiri) saat mendampingi Chef Giacomo Schiavon menunjukkan varian olahan gelato di gerai miliknya. ( Foto: Hezza Sukmasita/Malang

Owner Koono Gelato Jessica (kiri) saat mendampingi Chef Giacomo Schiavon menunjukkan varian olahan gelato di gerai miliknya. ( Foto: Hezza Sukmasita/Malang



MALANGTIMES - Di bawah teriknya langit Kota Malang, sangat nikmat bila kita menghabiskan waktu bersama keluarga menikmati yang dingin-dingin. Terlebih, musim liburan seperti saat ini menjadi waktu yang baik untuk berkumpul bersama anak dan keluarga.


Menikmati es krim di Koono Gelato agaknya bisa menjadi alternatif menghabiskan waktu bersama keluarga. Berada di Jalan Bromo 19 Malang, Koono Gelato menghadirkan langsung chef asal Italia yang sudah expert dalam pembuatan gelato khas Italia.


Yap, chef Giacomo Schiavon adalah sosok di balik lembutnya gelato yang tersaji di Koono Gelato. Pria asal Bologna, Italia, ini membeberkan rahasia di balik lembutnya gelato bikinan tangannya. Dengan dibantu seorang chef asli Indonesia, Giacomo mengkreasikan rasa lokal menjadi gelato yang nikmat untuk disantap.

Sedikitnya 50 varian gelato bisa Anda nikmati di Koono Gelato. (Foto: Hezza Sukmasita/MalangTIMES)


“Indonesia kaya akan kearifan lokal. Salah satunya adalah buah-buahan dan berbagai macam bahan lainnya seperti cokelat, susu, dan gula,”ujar  pria yang juga memiliki gerai gelato terkenal di Italia itu.


Pria humble ini bahkan juga menjelaskan proses pembuatan gelato di Koono Gelato. Dia menegaskan pembuatan gelato ini menggunakan produk-produk lokal dan tanpa menggunakan bahan pengawet. Bahkan untuk menjaga kandungan dalam gelato olahannya, dia menggunakan susu rendah lemak.

Chef Giacomo Schiavon saat menunjukkan proses pengolahan gelato di dapur Koono Gelato, Kamis (20/12). (Foto: Hezza Sukmasita/MalangTIMES)


“Sebagai pemanis, kami menggunakan gula pasir dan buah lokal. Kami juga menggunakan susu segar rendah lemak. Inilah yang membuat gelato berbeda dengan es krim pada umumnya, yaitu teksturnya yang jauh lebih lembut,” beber dia.


Lebih lanjut, Giacomo menjelaskan bahwa gelato cukup berbeda dengan es krim pada umumnya. Gelato tidak membeku saat masuk ke mulut. Gelato cenderung lumer ketika dinikmati. Melalui proses yang baik, gelato tidak menghancurkan kandungan protein yang terkandung dalam bahan baku sehingga aman saat dikonsumsi anak-anak.

Rasa lokal yang coba disajikan dalam lembutnya gelato khas Italia oleh Koono Gelato. ( Foto: Hezza Sukmasita/MalangTIMES)


Sedikitnya ada 50 varian gelato yang tersedia di sini. Beberapa di antaranya mengombinasikan cita rasa lokal Indonesia dengan gelato berkarakter Italia. Antara lain rasa klepon, rujak gobet, es teler, tape ketan hitam, dan tape keju.


Tidak perlu takut mahal. Sebab, setiap scoop gelato di sini dibanderol dengan harga Rp 19 ribu saja. Tempatnya pun juga nyaman untuk dinikmati bersama keluarga. Sebab, Koono Gelato didesain dengan homey dan dijamin bakal membuat Anda betah berlama-lama di sini.

 Owner Koono Gelato Jessica menambahkan, Koono Gelato membuat gelato dengan menggunakan bahan-bahan alami yang diambil dari lokal Indonesia. Itu merupakan salah satu upaya dirinya untuk menyajikan gelato yang bisa dinikmati siapa saja.

“Kami menggunakan bahan-bahan yang alami dan tidak menggunakan bahan pengawet. Jadi, aman untuk dikonsumsi anak-anak. Yang sedang diet pun tidak perlu khawatir karena gelato ini rendah lemak,” ujarnya.


Jessica menambahkan, untuk menyambut Natal dan tahun baru (Nataru), ada promo menarik di gerai gelato satu ini. Yakni promo buy 1 get 1 untuk gelato cup. “Untuk menyambut Natal, selain dihiasi ornament-ornamen Natal, kami juga ada promo buy 1 get 1,” pungkasnya. (*)

End of content

No more pages to load