Dua Hari Resmi Dibuka, Tol Arah Pandaan-Malang Terus Alami Peningkatan Volume Kendaraan

MALANGTIMES - Memasuki hari kedua semenjak tol dari arah Pandaan menuju Malang resmi dibuka. Antusias pengendara semakin membludak. Jika dibandingkan dengan hari sebelumnya, Jumat (21/12/2018). Pada hari ini, Sabtu (22/12/2018) jumlah kendaraan yang memanfaatkan akses jalan bebas hambatan ini, mengalami peningkatan yang signifikan.

Dari data yang dihimpun MalangTIMES, mulai pagi hingga sore hari, sedikitnya ada 5.963 ke daraan yang melintas. Jika dilihat dalam setiap jamnya, jumlah kendaraan yang melintas terbilang fluktuatif.

Terhitung sejak pagi hari ini, atau tepatnya pukul 07.00-08.00 sedikitnya ada 399 kendaraan yang melewati tol. Namun jumlah tersebut terus mengalami peningkatan pada jam-jam berikutnya. Pada pukul 08.00-09.00 misalnya, jumlah volume kendaraan meningkat menjadi 926.

Arus lalu lintas di tol dari arah Pandaan menuju Malang baru mengalami penurunan menjelang siang. Tepatnya pada pukul 10.00-11.00, hanya ada 744 kendaraan yang melintas. Bergeser satu jam kemudian, progres jumlah kendaraan mengalami peningkatan, yakni menjadi 847 kendaraan, di jam antara 11.00-12.00.

“Jika dibandingkan kemarin (Jumat), jumlah kedaraan yang melintasi tol mengalami peningkatan yang cukup signifikan pada hari ini. Kemarin hanya ada 3.499 kendaraan,” kata Kanit Turjawali Ipda Ahmad Taufik, Sabtu (22/12/2018)

Jika dilihat dalam hitungan jam, rata-rata ada sekitar 400 an kendaraan yang melewati tol, Jumat (21/12/2018).

Secara keseluruhan, sepertinya wajar saja jika para pengendara lebih memilih lewat jalur tol, sebab jarak tempuh yang diperlukan juga terbilang lebih cepat. “Dari Pandaan menuju Malang, jika lewat tol jarak tempuhnya tidak sampai satu jam. Tepatnya sekitar 30 menit,” sambung mantan humas Polres Malang ini.

Dari pengamatan wartawan, membludaknya volume kendaraan juga sempat mengakibatkan kemacetan. Diantaranya terjadi di exit tol Karanglo. Dimana kendaraan yang melintas berasal dari arah Lawang. “Terdapat sedikit kendala, kemacetan terjadi di exit tol. Sebab kendaraan menumpuk antara jalur nasional dan tol,” terang Taufik.

Tim gabungan disiapkan, Guna menanggulangi kemacetan. Selain dari Polres Malang, anggota TNI, dan Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Malang juga disiagakan. “Untuk mengantisipasi hal yang tidak diinginkan, kami juga mensiagakan ambulans. Nantinya akan ada tim khusus yang bertugas mengurai kemacetan serta anggota yang akan melakukan pam (penjagaan) berjumlah 10 orang,” tutur Taufik.

Taufik menambahkan, diprediksi kepadatan lalu lintas di tol dari arah Pandaan menuju Malang, bakal semakin padat pada penghujung tahun 2018. “Pada puncaknya, yakni tanggal 31 Desember diperkirakan akan ada 1.000 kendaraan yang melintas setiap jamnya,” terangnya.

Sebagai informasi, tol di fungsikan mulai tanggal 21 Desember hingga 1 Januari 2019. Namun, ketentuan tersebut bisa berubah sewaktu-waktu, sesuai dengan kebutuhan.

Terhitung mulai tanggal 21-25 Desember, jalur yang difungsikan hanya dari arah Surabaya menuju Malang. Kemudian pada tanggal 26-27 Desember, tol difungsikan hanya dari arah sebaliknya, yakni arah Malang menuju Surabaya. Selanjutnya, pada tanggal 28-31 Desember, tol hanya difungsikan dari arah Surabaya menuju Malang. Terakhir, pada tanggal 1-3 Januari 2019, kemungkinan besar tol difungsikan hanya arah Malang menuju Surabaya. “Fleksibel, kalau dari arah Surabaya ramai, dari yang semula bakal beroprasi fungsional hingga 1 Januari, kemungkinan akan dilakukan perpanjangan hingga 3 Januari,” tutup Taufik.

Top