MALANGTIMES - Curah hujan dengan intensitas tinggi 2-3 hari yang lalu menyebabkan tanah longsor. Karena tanah longsor ini, plengsengan tidak mampu menahan di belakang SDN Bulukerto 01 Dusun Keliran RT 03 RW 02, Desa Bulukerto, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu.

Plengsengan yang ambrol itu panjangnya 24 meter dengan tinggi 6 meter. Usai mendapatkan informasi tersebut Tim Reaksi Cepat BPBD Kota Batu bersama Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, Polsek Bumiaji, Koramil Bumiaji, Perangkat Desa, Tagana, Garda Relawan dan warga setempat melakukan penanganan.

Sebab tanah longsor yang mengakibatkan ambrolnya plengsengan itu menutup akses jalan. Karena itu mereka langsung kerja bakti untuk membuka akses jalan dari reruntuhan plengsengan.

Alat berat pun juga didatangkan untuk membantu melakukan evakuasi. Melihat material batu yang cukup besar bercampur tanah sehingga untuk mempercepat penanganan. 

Untuk saat ini plengsengan ambrol yang sempat menutup jalan kini bisa digunakan untuk beraktivitas kembali. Sedangkan kondisi plengsengan yang ambrol itu oleh petugas ditutup dengan terpal. 

Kasi Kedaruratan dan Logistik BPBD Kota Batu, Achmad Choirur Rochim mengatakan tanah longsor yang mengakibatkan plengsengan ambrol itu karena curah hujan yang cukup tinggi. 

“Sehingga tanah menjadi jenuh dan tidak bisa menahan beban diatasnya sehingga plengsengan dengan dimesi panjang 24 m dan tinggi 6 m mengalami longsor,” ungkap Rochim. 

Ia menjelaskan untuk sementara sisa-sisa dari reruntuhan material longsor ditutup dengan terpal. “Karena lokasi berada di area sekolahan, tentunya akan segera ditangani,” tutupnya.