Manajemen Arema FC Tutup Hati untuk Pelatih Lokal, Ini Faktanya

Dec 13, 2018 17:00
General Manager Arema FC, Ruddy Widodo saat ditemui di Kandang Singa (foto: Hendra Saputra/ MalangTIMES)
General Manager Arema FC, Ruddy Widodo saat ditemui di Kandang Singa (foto: Hendra Saputra/ MalangTIMES)

MALANGTIMES - Manajemen Arema FC sudah terang-terangan jika tidak akan membuka hati untuk pelatih lokal atau dari Indonesia sendiri. Karena menurutnya, pelatih asing masih menjadi prioritas utama untuk kompetisi musim 2019 mendatang.

Pelatih lokal yang mampu membawa timnya menduduki lima besar kompetisi Liga 1 musim 2018 adalah Djajang Nurjaman (Djanur) sebagai nahkoda tim Persebaya Surabaya.

Baca Juga : Jebolan Persema Punya Target Jalani Musim Kedua di Liga 1 Bersama Arema FC

Diatas Persebaya, empat tim penghuni papan atas seluruhnya dinahkodai pelatih asing. Seperti Persija yang sukses ditangan Stefano Teco Cugurra, PSM dipegang Robert Rene Albert, Bhayangkara FC bersama Simon Mc Menemy dan Persib dengan Mario Gomez Roberto Carlos.

Dengan pencapaian pelatih asing yang mampu moncer di papan atas Liga 1 musim 2018, General Manager Arema FC Ruddy Widodo ingin tetap menggunakan jasa pelatih asing setelah mendepak Milan Petrovic dari kursi kepelatihan.

"Pelatih bisa dipastikan asing dan tahu sepak bola Indonesia. Dan yang terpenting dia tahu kultur sepak bola atau karakter di Arema," ujar Ruddy Widodo.

Disinggung kenapa memilih menggunakan jasa pelatih asing, Ruddy Widodo menyampaikan bahwa untuk kondisi tim Arema FC sendiri, dirinya paham karakter apa yang cocok untuk memoles tim kebanggan Aremania ini.

"Mereka (pelatih asing) memiliki mental yang cukup bagus untuk membawa suasana tim dan khususnya pemain. Karena biasanya kalau pelatih lokal (tanpa mengurangi rasa hormat) masih ada rasa sungkan atau kasihan, dan itu sangat berbeda dengan orang luar," tuturnya.

Baca Juga : Lama Tak Terlihat, Striker Lama Arema FC Akan Bergabung

Lebih lanjut, manager berkacamata ini mengaku sudah berkomunikasi dengan asisten pelatih Kuncoro dan Singgih Pitono yang notabenenya masih akan mendampingi calon pelatih kepala di musim depan.

"Kami sudah komunikasi dengan asisten pelatih dan mengerucut ke beberapa nama. Tapi nanti kami acuannya itu ada di Piala Indonesia dan Piala Presiden. Yang pasti kami ingin mendatangkan pelatih yang bisa membuat suasana bagus di dalam tim, dan tentu progres di dua event itu cukup bagus, baru kami akan tentukan," paparnya memungkasi. 

Topik
tidak akan membuka hati untuk pelatih lokalManajemen Arema FCGeneral Manager Arema FCRuddy Widodo

Berita Lainnya

Berita

Terbaru