Catut Bantuan Program Keluarga Harapan, BPK RI : Lapor Saya, Kita Tindak

Dec 12, 2018 16:37
Kepala Dinsos Kabupaten Malang Nurhasyim sejalan dengan BPK RI untuk sama-sama mengawal dan mengawasi berbagai bantuan KPM PKH Kabupaten Malang (Nana)
Kepala Dinsos Kabupaten Malang Nurhasyim sejalan dengan BPK RI untuk sama-sama mengawal dan mengawasi berbagai bantuan KPM PKH Kabupaten Malang (Nana)

MALANGTIMES - Dialog Nasional Program Keluarga Harapan (PKH) di Kabupaten Malang, selain dihadiri pihak Kementerian Sosial (Kemensos) serta jajaran serta keluarga penerima manfaat (KPM), juga dihadiri oleh perwakilan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI. 

Baca Juga : Pandemi Covid-19, Revitalisasi Pasar Bunulrejo Dibatalkan

Diwakili oleh Akhsanul Khosasih, BPK RI menegaskan kepada sekitar 500 KPM yang hadir di Pendapa Kabupaten Malang, Kepanjen, apabila ada yang melakukan pencatutan dana PKH segera laporkan. 

"Laporkan kepada saya apabila ada pencatutan dana ibu-ibu semua. Kita akan tindak sesuai tupoksi kami. Karena dana PKH merupakan anggaran pemerintah yang sangat besar setiap tahunnya," kata Khosasih kepada seluruh KPM, Rabu (12/12/2018). 

Ketegasan BPK RI tersebut didasarkan pada tujuan pemerintah meluncurkan PKH sebagai alat untuk mengurangi kemiskinan yang dipicu karena faktor pendidikan dan kesehatan. 
Dari data BPK RI bantuan PKH untuk Malang mencapai sekitar Rp 167 miliar. Anggaran besar tersebut, tentunya perlu dijaga peruntukkannya sesuai dengan tujuan program.

 "Jangan sampai ada yang menyelewengkannya, seperti ada pencatutan bantuan, misalnya," ujar Khosasih yang juga menanyakan jumlah bantuan secara acak kepada KPM. 
Pernyataan Khosasih tersebut didasarkan juga pada masih adanya anggaran yang belum masuk ke rekening KPM di berbagai daerah. Wilayah Malang tidak luput dari persoalan tersebut. "Ada sekitar Rp 18 miliar bantuan PKH yang belum masuk rekening dikarenakan rekening kolektif belum selesai. Di Malang juga masih ada ini," ucapnya. 

BPK RI juga menyampaikan apresiasinya terhadap seluruh elemen, baik Pemerintah Kabupaten (pemkab) Malang maupun masyarakat yang terus mengawal PKH. Sehingga program nasional tersebut berhasil dan bermanfaat bagi KPM yang masuk dalam kategori masyarakat miskin. 

Di kesempatan yang sama, Nurhasyim Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Malang, menyatakan, PKH sangat membantu program pengentasan kemiskinan yang masih terbilang tinggi di Kabupaten Malang. Walaupun angka kemiskinan di bumi Arema, yaitu 739.158 orang (dari Basis Data Terpadu) masih dibawah angka kemiskinan Pemerintah pusat maupun pemerintah Provinsi Jawa Timur (Jatim).  

Baca Juga : Jamin Nasib Tenaga Kerja, Disnaker-PMTSP Kota Malang Ajukan Skema Jaring Sosial

"PKH sangat membantu tentunya dalam mengurangi angka kemiskinan di Kabupaten Malang. Ada angka cukup tinggi warga kita yang terbantu dengan PKH ini," ucap Nurhasyim. 
Nurhasyim melanjutkan, total KPM Kabupaten Malang berjumlah 79.977 orang. Dengan bantuan PKH setahun per KPM sebesar Rp 1.890.000, maka ada anggaran pusat senilai Rp 151 miliar untuk bantuan tersebut.  

Bantuan tersebut tidak hanya itu saja. Nurhasyim menyampaikan KPM juga masih mendapatkan bantuan pangan non tunai (BPNT) berupa beras dan telur. "Total bantuannya sebesar Rp 110 ribu per bulan. Dengan jumlah KPM sebanyak 161.903 orang," ujarnya kepada MalangTIMES. 

Bantuan lainnya adalah Beras bersubsidi (rasidi), Kartu Indonesia Sehat (KIS) dan Kartu Indonesia Pintar (KIP). 

Berbagai bantuan tersebut, tegas Nurhasyim diharapkan bisa tepat sasaran. "Sehingga benar-benar manfaatnya dirasakan masyarakat miskin. Target kita dengan berbagai program penanggulangan kemiskinan tersebut, angka kemiskinan sampai 2021 sampai di angka 8 persen," urainya. 

Nurhasyim juga meminta seluruh elemen bisa saling menjaga dan mengawasi bersama-sama berbagai program penanggulangan kemiskinan di Kabupaten Malang. "Seperti disampaikan BPK, mari kita bersama-sama mengawalnya. Karena ini anggaran besar untuk warga miskin," pungkasnya. 

Topik
Dialog Nasional Program Keluarga HarapanKabupaten MalangBPK RIDinsos Kabupaten Malang

Berita Lainnya

Berita

Terbaru