Puskesmas Janti Bakal Punya Duta Kesehatan Remaja

Kepala Puskesmas Janti Endang Listyowati, S.Kep.Ns, M.MKes
Kepala Puskesmas Janti Endang Listyowati, S.Kep.Ns, M.MKes

MALANGTIMES - Kekurangan ruang konseling remaja tidak membuat Puskesmas Janti kekurangan akal.

Meski tidak mempunyai ruang tersebut, Puskesmas Janti akan membuat inovasi khusus untuk memperhatikan kesehatan remaja. 

Nama inovasinya adalah Gebras atau Gerakan Bersama Remaja Sehat dan Beretika.

"Saya kan punya 9 SMA. Jadi nanti ada kompetisi untuk duta kesehatan remaja. Karena awalnya dari latar belakang saya tidak punya ruangan untuk konseling remaja," ujar Kepala Puskesmas Janti Endang Listyowati, S.Kep.Ns, M.MKes saat ditemui di Puskesmas Janti tadi (10/12).

9 SMA/SMK tersebut antara lain SMKN 1, SMK PGRI 6, SMK PGRI 2, SMA Nasional, SMK PGRI 7, SMA PGRI 6, SMK Elim, SMK Grafika, SMA Ma'arif, dan Karang Taruna.

Endang sendiri mengaku bahwa program ini dibuat karena ia prihatin dengan permasalahan remaja saat ini. 

Terlebih lagi terkait narkoba, HIV/AIDS, pergaulan bebas, pernikahan dini, dan lain-lain. 

Untuk itu nantinya persekolah akan diambil 5 hingga 10 delegasi untuk dikirim ke Puskesmas Janti.

"Kemudian saya berikan pendidikan kesehatan terkait narkoba, pernikahan dini, dan lain-lain," paparnya.

Nah, nantinya akan dipilih 3 duta. 3 duta kesehatan remaja itulah yang nanti kepanjangan tangan dari Puskesmas Janti dalam kegiatan promotif preventif yang sasarannya adalah remaja di wilayah kerja Puskesmas Janti.

Tugasnya yakni sosialisasi ke masyarakat dan ke sekolah-sekolah. Nantinya duta-duta tersebut juga bisa menjadi konselor untuk para remaja seusianya.

Program ini sendiri menurut Endang dibuat sesuai visi misi Wali Kota Malang untuk meningkatkan promotif preventif. 

Editor : Heryanto
Publisher :

Redaksi: redaksijatimtimes[at]gmail.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : redaksijatimtimes[at]gmail.com | redaksijatimtimes[at]gmail.com
Top