Setahun Lancar Bisnis Dobel L, Dibayar Pemuda Muharto 15 Tahun Penjara

Kapolres Malang Kota AKBP Asfuri SIK, SH, MH dan Kasat Reskoba Polres Malang Kota, AKP Syamsul Hidayat saat rilis kasus (8/12/2018) (Anggara Sudiongko/MalangTIMES)
Kapolres Malang Kota AKBP Asfuri SIK, SH, MH dan Kasat Reskoba Polres Malang Kota, AKP Syamsul Hidayat saat rilis kasus (8/12/2018) (Anggara Sudiongko/MalangTIMES)

MALANGTIMES - Seorang pemusa berinisial NW (26) warga Jalan Muharto gang t, RT 8 RW 8, Kota Lama, Kedungkandang, Kota Malang, nampaknya tak pernah menyangka bakal diciduk polisi setelah setahun sukses berbisnis pil haram.

Ia tertangkap polisi saat mengambil paket berisi ribuan pil dobel L pada sebuah jasa pengiriman yang ada di Jalan AR Hakim nomer 8, Klojen, Kota Malang, (7/12/2018).

Kapolres Malang Kota, AKBP Asfuri SIK, SH, MH menjelaskan, penangkapan pelaku berawal dari informasi Dan Lanud Abd Saleh yang mendapat informasi adanya pengiriman pil dobel L. Saat itu, pihak Ladud Abd Saleh menemukan 50 pil dobel dalam sebuah kardus yang diterbangkan menggunakan pesawat Citylink.

"Nomor penerbangannya QG160. Saat diperiksa, kardus tersebut, ditujukan kesebuah alamat di wilayah Kota Malang. Dari situlah kami lakukan pengembangan," bebernya (8/12/2018).

Setelah itu, polisi mengembangkan penyelidikan kesebuah jasa pengiriman barang untuk mencari informasi sekaligus membekuk orang yang mengambil paket pil dobel L tersebut.

Selang beberapa lama, sekitar pukul 13.00 wib, terdapat seseorang yang mengambil paketan tersebut. Tak menunggu lama, petugas langsung saja membekuk pelaku yang mengambil paket dari transaksi sebelumnya.

Saat ditangkap, petugas berhasil meyita barang bukti sebesar 100 ribu pil dobel L yang disimpan dalam kardus dan terlakban rapi.

"Dari pengakuannya, dalam sebulan, dia bisa dua kali mengambil barang dari Jakarta, kemudian melakukan pengiriman ke Malang dengan menggunakan pesawat, kemudian diambil di kantor jasa pengiriman barang," jelasnya.

Petugas kemudian terus melakukan pengembangan sampai pelaku akhirnya menyebut nama salah seotang rekannya berinisial MS (22) warga Jalan Baran, Rt 2 Rw 7, Tlogowaru, Kedungkandang.

Dari tangan MS, petugas juga mengamankan barang bukti sebesar 6 ribu pil dobel.

"Jadi total barang bukti yang diamankan, berjumlah 156 ribu pil dobel L. Setiap bungkus isi 1000 butir, dibeli seharga Rp. 750 ribu dan dijual Rp. 850 ribu. Pelaku terancam pasal 197 junto 198 junto 196 tahun 2009 tentang kesehatan dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara," pungkasnya.

Editor : Sri Kurnia Mahiruni
Publisher :

Redaksi: redaksijatimtimes[at]gmail.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : redaksijatimtimes[at]gmail.com | redaksijatimtimes[at]gmail.com
Top