Akhir Tahun, Pikap Jadi Primadona Bagi Kawanan Pencuri

Petugas kepolisian saat menunjukkan barang bukti pencurian berupa kendaraan pick up, Kecamatan Lawang (Foto : Polsek Lawang for MalangTIMES)
Petugas kepolisian saat menunjukkan barang bukti pencurian berupa kendaraan pick up, Kecamatan Lawang (Foto : Polsek Lawang for MalangTIMES)

MALANGTIMES - Mobil pikup menjadi ingatan maling di kawasan Kabupaten Malang. Pilihan kendaraan jenis ini lebih banyak dibanding dengan kendaraan roda empat lainnya. 

Pelaku pun terus diburu. Terbaru, Agus Rahadi Warga Jalan Sumber Bangun, Kelurahan Kalirejo, Kecamatan Lawang, harus dicebloskan kedalam bui, lantaran diduga terlibat jaringan pencurian mobil pick up N-9638-GG, Rabu (5/12/2018).

Dijelaskan lebih lanjut, Kanitreskrim Polsek Lawang, Iptu Fajar Rianu menuturkan, kronologi bermula dari laporan salah satu warga jika mobil pick up miliknya, hilang saat diparkir di teras depan rumahnya, Rabu dini hari. Belakangan diketahui, saat aksi pencurian warga Dusun Tlogorejo, Desa Wonorejo, Kecamatan Lawang, sedang tidur. “Kami menduga, sebelum beraksi pelaku sudah mengincar terlebih dulu. Dari keterangan korban, pihaknya sempat mendengar mesin mobilnya nyala,” jelasnya.

Mendengar ada yang mencurigakan, korban lantas bergegas mengecek ke sumber suara. Namun saat dilihat, mobil pick up miliknya sudah tidak ada di tempat semula. Korban di bantu warga sempat melakukan pencarian di sekitar lokasi kejadian. Tapi, tidak menemukan pelaku yang telah mengambil kendaraannya tersebut.

Fajar menambahkan, kejadian ini lantas dilaporkan ke Polsek Lawang. Berdasarkan informasi tersebut, perugas lantas berkoordinasi dengan jajaran. Hasilnya, diketahui jika mobil pick up yang dicuri itu, semoat melintas ke arah Pujon dan Ngantang. “Ketika diamankan, kami mendapati tersangka beserta barang bukti,” imbuhnya.

Kepada polisi, pria 43 tahun ini mengaku hanya membeli dari seseorang, dan tidak mengetahui jika mobil tersebut ternyata hasil curian. Guna kepentingan lebih lanjut, tersangka lantas di glandang ke Polsek Lawang, guna kepentingan penyidikan. Sebab, diduga kuat pelaku mengetahui jaringan pencurian spesialis mobil.

“Ini masih kami dalami, sementara pelaku kami jerat pasal 363 KUHP tentang pencurian, dan pasal 480 KUHP tentang penadah,” ujar Fajar.

Sementara itu, Kasatreskrim Polres Malang, AKP Adrian Wimbarda membenarkan jika menjelang akhir tahun ini, pencurian kendaraan roda empat terutama pick up memang marak terjadi. “Aksi pencurian selalu menyasar kendaraan yang terparkir di tengah malam, pelaku juga sudah melakukan pengintaian sebelum melakukan tindakan,” terang Adrian.

Anggota polri dengan tiga balok di bahu ini mencontohkan, seperti kejadian yang terjadi di Dusun Watu Damar, Desa Girimoyo, Kecamatan Karangploso. Saat itu, mobil pick up nopol N-9232-GF, raib di gondol pelaku, akhir November lalu. “Mulai dari rumah, lahan kosong, maupun diparkiran, menjadi sasaran pencurian komplotan pelaku spesialis mobil. Sebaiknya, beri pengamanan ganda kendaraan agar tidak hilang,” saran Adrian.

Editor : A Yahya
Publisher :

Redaksi: redaksijatimtimes[at]gmail.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : redaksijatimtimes[at]gmail.com | redaksijatimtimes[at]gmail.com
Top