Polinema Raih Juara Umum Kompetisi Bangunan Gedung Indonesia, Kalahkan PT Se-Indonesia

Foto bersama tim Polinema dan kajur teknik sipil. (foto: Imarotul Izzah/Malang Times)
Foto bersama tim Polinema dan kajur teknik sipil. (foto: Imarotul Izzah/Malang Times)

MALANGTIMES - Tahun 2018 merupakan tahun kemenangan bagi Politeknik Negeri Malang (Polinema). Setelah mengikuti Kompetisi Bangunan Gedung Indonesia (KGBI) yang diselenggarakan oleh Kemenristek Dikti sebanyak tiga kali, akhirnya tahun ini Polinema meraih juara umum. 

Sejak tahun 2016 di Palembang, Polinema harus puas dengan juara 3. Sementara pada tahun 2017 Polinema meraih juara 2. "Dan tahun 2018 di Ujung Padang, kita juara umum," ujar Ketua Jurusan (Kajur) Teknik Sipil Polinema Dandung Novianto saat ditemui di Polinema tadi (7/12).

Prestasi ini ditorehkan mahasiswa jurusan teknik sipil. Kompetisinya diselenggarakan di Ujung Pandang, Makassar, sejak 30 November hingga 2 Desember 2018 kemarin. Sebagai juara umum, Polinema berhasil menggeser posisi Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya.

Dandung menjelaskan, kemenangan tim Polinema dalam ajang nasional merupakan hasil seleksi dan evaluasi setiap proposal yang diajukan mahasiswa sebelum mengikuti perlombaan. Kombinasi dan kerja sama antara dosen pembimbing dan mahasiswa juga diperhatikan dalam penyusunan proposal tersebut. "Kami tterus evaluasi (proposal) baik format maupun fisik," imbuhnya.

Kemenangan ini merupakan prestasi yang sangat istimewa bagi Polinema. Sebab, tim yang ikut dalam kompetisi tersebut berasal dari seluruh perguruan tinggi di seluruh Indonesia.

"Ini merupakan juara istimewa karena kita melihat kompetitor-kompetitor kita adalah perguruan tinggi besar seperti ITS, ITB. Jadi ini merupakan prestasi yang membanggakan," kata Pembantu Direktur (Pudir) 3 Polinema  Anggit Murdani.

Untuk diketahui, dalam kompetisi tersebut, Polinema mengirimkan dua tim yakni satu tim untuk Kompetisi Jembatan Indonesia (KJI) dan satu tim lainnya untuk Kompetisi Bangunan Gedung Indonesia (KGBI).

"Kita ikut di empat kategori untuk KJI ada kategori canai, busur, dan baja. Sementara untuk KGBI ada estetika atau keindahan. Tapi yang juara kita di KGBI," ungkapnya. (*)

Editor : Yunan Helmy
Publisher :

Redaksi: redaksijatimtimes[at]gmail.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : redaksijatimtimes[at]gmail.com | redaksijatimtimes[at]gmail.com
Top