Bedah Rumah Cipta Karya Tuntas, 2019 Tingkat Kerusakan Jadi Prioritas Utama

Kepala DPKPCK Kabupaten Malang Wahyu Hidayat (dua dari kiri) saat melihat proses bedah rumah. (dok MalangTIMES)
Kepala DPKPCK Kabupaten Malang Wahyu Hidayat (dua dari kiri) saat melihat proses bedah rumah. (dok MalangTIMES)

MALANGTIMES - Progres pembangunan bedah rumah di bawah pengelolaan Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Cipta Karya (DPKPCK) Kabupaten Malang  bisa dibilang selesai atau sudah memenuhi target yang telah ditentukan pada tahun 2018.

Target bedah rumah di DPKPCK Kabupaten Malang itu sebagai salah satu program mempercepat terwujudnya hunian layak. Juga sebagai wujud mendorong pengentasan kemiskinan yang merupakan salah satu program strategis Pemerintah Kabupaten Malang. 

Dari data DPKPCK Kabupaten Malang, target bedah rumah warga miskin sebanyak 1.450 unit rumah dengan kondisi tidak layak huni (RTLH). 
Sampai awal  Desember 2018, target tersebut telah terselesaikan sebanyak 1.422 unit RTLH. Sedangkan sisanya akan diselesaikan sampai akhir bulan ini juga.

Wahyu Hidayat, kepala DPKPCK Kabupaten Malang, menyatakan bahwa dari target dan realisasi sebenarnya bisa dibilang telah tercapai. "Karena yang belum dibedah dikarenakan ada beberapa kemungkinan sehingga urung kita laksanakan," kata mantan kepala Dinas Pengairan Kabupaten Malang,  Kamis (06/12/2018) kepada MalangTIMES. 

Beberapa faktor yang membuat DPKPCK Kabupaten Malang tidak bisa melakukan bedah rumah pada sisa target yang telah ditetapkan dikarenakan persoalan teknis di lapangan. 
Wahyu menjelaskan, ada beberapa rumah yang masuk target pihaknya, tapi ternyata di lapangan telah dilakukan renovasi atau bedah rumah oleh pihak lain, baik oleh pihak keluarganya maupun organisasi kemasyarakatan yang ada.

Faktor lainnya, DPKPCK Kabupaten Malang urung melakukan bedah rumah warga sasaran karena pemilik meninggal dunia, surat atau kelengkalan persyaratan administrasi belum dipenuhi, sampai pada adanya penolakan dari pihak keluarga yang merasa mampu untuk memperbaiki rumah tersebut. 

Program bedah rumah DPKPCK Kabupaten Malang tahun 2018 tuntas (Nana)

"Faktor-faktor tersebut yang membuat kita tidak bisa menyelesaikan sesuai target. Karena itu, untuk tahun depan kami susun perencanaan lebih matang. Baik di pihak kami, masyarakat serta warga sasaran," ujar Wahyu. 

Dia menyampaikan sisa RTLH yang masih bisa dikerjakan dari target sekitar 10 unit dari total sisa sebanyak 28. "Sisa itu kami selesaikan sampai akhir bulan ini. Kami optimistis selesai semua, Mas, " imbuhnya. 

Disinggung anggaran bedah rumah yang sumbernya berasal dari APBD Kabupaten Malang,  APBN dan dana alokasi khusus (DAK) yang tidak terserap, Wahyu menegaskan akan mengembalikannya ke kas negara bagi yang bersumber dari APBN. Sedangkan yang dari APBD akan secara langsung menjadi sisa lebih pembiayaan anggaran (silpa). 

Tahun 2019 datang,  DPKPCK Kabupaten Malang akan lebih mematangkan program yang sangat dirasakan manfaatnya tersebut terhadap warga miskin. Menurut Wahyu, pihaknya akan lebih selektif dalam membuat daftar penerima manfaat program bedah rumah.  Misalnya, mengenai spesifikasi rumah yang menjadi sasaran bedah rumah. "Kondisi rumah yang dibedah syaratnya 80 persen rusak dan milik pribadi. Selain itu, tentunya rumah tersebut milik warga tidak mampu," ujarnya. 

Secara teknis, usulan program bedah rumah masih sama seperti tahun lalu. Yakni dari usulan kepala desa dan camat. Setelah adanya usulan tersebut, tim DPKPCK Kabupaten Malang akan melakukan survei lapangan. 

Berbagai tahapan tersebut, masih menurut Wahyu, agar anggaran bedah rumah benar-benar tepat sasaran,  bermanfaat nyata bagi warga miskin. serta bisa dijadikan data dalam pengurangan RTLH di tingkat pemerintah pusat. Pasalnya, sempat terjadi bedah rumah masif dilakukan,  baik oleh Pemkab Malang maupun unsur masyarakat dan swasta. Ternyata, jumlah data RTLH masih tidak berkurang dibandingkan tahun sebelumnya. 

"Hal ini juga jadi evaluasi kami ke depannya. Sehingga target di tahun 2021, nol RTLH bisa terukur,"  pungkas Wahyu. (*)

Editor : Yunan Helmy
Publisher :

Redaksi: redaksijatimtimes[at]gmail.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : redaksijatimtimes[at]gmail.com | redaksijatimtimes[at]gmail.com
Top