Cari Buah Tangan Bunga, Ini Beberapa Destinasinya di Desa Sidomulyo

Salah satu penjual bunga menjajakan tanamannya di Pasar Sekar Mulyo, Desa Sidomulyo, Kecamatan Batu. (Foto: Irsya Richa/MalangTIMES)
Salah satu penjual bunga menjajakan tanamannya di Pasar Sekar Mulyo, Desa Sidomulyo, Kecamatan Batu. (Foto: Irsya Richa/MalangTIMES)

MALANGTIMES - Wisatawan yang sering datang ke Kota Batu biasanya tahu  jika Desa Sidomulyo sudah terkenal sebagai desa yang menghasilkan beragam bunga. Tetapi tidak semua mengetahui tempat-tempat yang menjajakan bunga-bunga tersebut.

Ya kebanyakan wisatawan selama ini membeli bunga di area Jl Bukit Berbunga atau yang terletak di sepanjangan jalan utama yang dipenuhi oko-toko berjualan bunga. Memang di sana cukup lengkap menjual beragam jenis bunga.

Tetapi selain di Jalan Bukit Berbunga, jika wisatawan ingin melihat para petani mulai memproduksi bunga, juga bisa dilihat di area lapangan Sidomulyo di Dusun Tinjumoyo. Di sana wisatawan juga bisa melihat proses petani mengembangkan bunga-bunga yang akan dijual.

Di sana wisatawan selain bisa melihat prosesnya. Juga bisa membeli secara langsung. Mulai dari bunga, bibit buah-buahan, hingga pohon pin dijual di sana. 

Selain itu,  wisatawan akan disambut dengan pemandangan yang cukup indah. Wisatawan disuguhi pemandangan Gunung Panderman dan perbukitan.

Bahkan bunga yang disuguhkan itu pun cukup murah. Mulai Rp 2.500 termurah dan beragam harga lain, tergantung jenisnya. 

Kepala Desa Sidomulyo Suharto mengatakan, memang ada beberapw titik yang menjual bunga-bunga di Desa Sidomulyo. “Kalau sentranya di Jl Bukit Berbunga, di kawasan lapangan Sidomulyo Dusun Tinjumoyo, dan di Pasar Bunga Sekar Mulyo. Dan banyak juga yang dijual oleh masyarakat di rumah masing-masing,” ujar Suharto.

Jadi, wisatawan yang ingin mencari bunga sambil melihat prosesnya bisa ke tempat-tempat tersebut. “Segala jenis bunga yang ingin dicari ada di tiga titik tersebut atau di rumah-rumah warga,” imbuhnya.

Sementara itu, Darsi -penjual bunga- mengatakan jika setiap harinya bisa menjual hingga 50 tanaman. Bahkan saat liburan datang, dia bisa menjual hingga dua kali lipatnya. 

“Wisatawan yang datang itu lebih suka dengan bunga-bunga yang mini-mini. Soalnya buat oleh-oleh dan kalau beli itu dengan jumlah yang cukup banyak,” kata Darsi. (*)

Editor : Yunan Helmy
Publisher :
Sumber : Batu TIMES (JatimTimesNetwork)

Redaksi: redaksijatimtimes[at]gmail.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : redaksijatimtimes[at]gmail.com | redaksijatimtimes[at]gmail.com
Top