Peringati Hari Disabilitas, Dewanti Rumpoko: Setiap Anak Berkebutuhan Khusus Punya Bakat Istimewa

Salah satu penampilan ABK Kota Batu dalam peringatan Hari Disabilitas Internasional di Balai Kota Among Tani. (Foto: Diskominfo Kota Batu for BatuTIMES)
Salah satu penampilan ABK Kota Batu dalam peringatan Hari Disabilitas Internasional di Balai Kota Among Tani. (Foto: Diskominfo Kota Batu for BatuTIMES)

MALANGTIMES - Warga Kota Batu yang memiliki anak berkebutuhan khusus (ABK) diharapkan tak lagi minder. Wali Kota Batu Dewanti Rumpoko mengungkapkan, setiap anak ABK atau penyandang disabilitas masing-masing memiliki bakat istimewa. Dia pun berkomitmen untuk memaksimalkan layanan dan mewadahi bakat itu.

Hal tersebut disampaikan Dewanti saat membuka peringatan Hari Disabilitas Internasional 2018 di Graha Pancasila Balai Kota Among Tani, Rabu hari ini (5/12/2018). Dalam peringatan itu, Pemerintah Kota (Pemkot) Batu menggelar berbagai kegiatan yang melibatkan anak-anak berkebutuhan khusus. 

Dewanti menyampaikan, ABK adalah anak yang memiliki kelebihan yang luar biasa.  "Jangan lagi minder, jangan disembunyikan. Mereka anak-anak yang luar biasa. Kepada seluruh orang tua, kami harap juga dapat mengetahui bakat dan kemampuan anak-anak kita ini agar dapat dilatih dengan baik," ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, pemkot juga menegaskan komitmen untuk memberikan perhatian dan fasilitas terhadap perkembangan ABK di Kota Batu. "Tentunya  saat ini sudah ada sekolah, ke depan akan kami tingkatkan fasilitas publik hingga infrastruktur yang ramah difabel," tegasnya.

Kegiatan yang bertajuk Peningkatan dan Pemahaman Budaya Inklusi Melalui Gebyar Kreativitas bersama ABK ini diisi berbagai penampilan. Bakat dan kemampuan ABK di Kota Batu mulai dari membaca Alquran, menyanyi, baca puisi dan menari dipertunjukkan. Bahkan, Dewanti pun sempat menyanyi bersama dengan salah satu ABK. 

Acara tersebut diselenggarakan oleh Dinas Pendidikan Kota Batu yang  bekerja sama dengan Kelompok Kerja (Pokja) Inklusi dan Musyawarah Guru Pembimbing Khusus (MGPK). Selain pentas seni, Hari Disabilitas juga dimeriahkan dengan talk show terkait lingkungan inklusi atau lingkungan yang ramah difabel.

Hadir dalam acara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kota Batu Eny Rachyuningsih serta kepala sekolah SD, SMP, SMA/SMK se Kota Batu, beserta 170 siswa dan wali murid ABK se Kota Batu.

Eny mengungkapkan, kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat Kota Batu terkait budaya inklusi. "Harapannya dengan adanya kegiatan ini dapat meningkatkan pemahaman budaya inklusi dalam pendidikan untuk semua. Juga meningkatkan kepedulian dan empati semua pihak terkait ABK di Kota Batu," ungkapnya. (*)

Editor : Yunan Helmy
Publisher :
Sumber : Batu TIMES (JatimTimesNetwork)

Redaksi: redaksijatimtimes[at]gmail.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : redaksijatimtimes[at]gmail.com | redaksijatimtimes[at]gmail.com
Top