Suasana PKL di area Rumah Tua, Jalan Sudiro, Kelurahan Sisir, Kota Batu tengah membongkar bedak masing-masing. (Foto: Nurlayla Ratri/MalangTIMES)

Suasana PKL di area Rumah Tua, Jalan Sudiro, Kelurahan Sisir, Kota Batu tengah membongkar bedak masing-masing. (Foto: Nurlayla Ratri/MalangTIMES)



Drama Eksekusi Pasar PKL Rumah Tua Batu  3

MALANGTIMES - Eksekusi area Rumah Tua, Jalan Sudiro, Kelurahan Sisir, Kota Batu menimbulkan korban. 

Yakni para pedagang kaki lima (PKL) yang terlanjur meneken kontrak sewa lahan pada pemilik lama, Suprapto. 

Pemerintah Kota (Pemkot) Batu pun sebelumnya telah menjadikan area di selatan alun-alun itu sebagai kawasan untuk PKL. 

Berdasarkan putusan Mahkamah Agung (MA), tampaknya kepemilikan sertifikat Hak Guna Bangunan (HGB) area Rumah Tua itu telah berpindah. 

Dari tangan Suprapto, lahan tersebut sedianya dikelola kini oleh Linawati Hidajanto. 

Sengketa yang telah selesai di tingkat Mahkamah Agung itu dimenangkan Lina, sehingga pihak Pengadilan Negeri (PN) Malang melakukan eksekusi. 

Yakni dengan membongkar properti tinggalan Suprapto berupa bedak-bedak PKL.

Walaupun dalam kenyataannya, aktivitas niaga di lokasi itu masih berjalan setiap hari. 

Kuasa hukum Suprapto, Suhartono mengungkapkan bahwa lahan di area Rumah Tua tersebut dikhususkan untuk PKL. 

Hal itu berdasarkan surat dari Sekretariat Daerah Pemkot Batu bernomor 593.3/980/422.400/2012 untuk Suprapto. 

Surat bertanggal 11 September 2012 itu berisi poin terkait penataan PKL di Jalan Sudiro.

"Dalam surat itu jelas, bahwa lokasi ini ditentukan sebagai tempat bagi para PKL," ucapnya. 

Dalam surat yang ditandatangani Sekda Kota Batu Widodo itu, disebutkan pula bahwa pemkot atas persetujuan dewan menunjuk area Rumah Tua sebagai pusat PKL alun-alun. 

"Dengan ini (Pemkot Batu) memberikan persetujuan tetapi sebelumnya agar para PKL memohon izin dan berhubungan langsung dengan pemilik tanah," urai Suhartono membacakan salinan surat tersebut.

Suhartono mengaku tidak mengetahui rencana pembangunan yang akan dilakukan pemilik baru atas lahan tersebut. 

Selain itu, dia masih berupaya mengupayakan perundingan atas titik lahan yang akan dieksekusi. "Nggak tahu buat apa," tegasnya. 

Seperti diberitakan sebelumnya, hari ini (5/12/2018) berlangsung eksekusi lahan di pasar pedagang kaki lima (PKL) area Rumah Tua, di Jalan Sudiro, Kelurahan Sisir, Kecamatan Batu, Kota Batu. 

Lahan tersebut tengah menjadi sengketa antara dua pihak yang mengaku sebagai pemilik. 

Lantas seperti apa kronologi eksekusi itu dari PN Malang, simak ulasan selanjutnya di MalangTIMES. 

End of content

No more pages to load