Sebanyak 7 tersangka kasus pembunuhan Juari saat diamankan polisi dalam sesi rilis Polres Malang, (Foto : Humas Polres Malang for MalangTIMES)

Sebanyak 7 tersangka kasus pembunuhan Juari saat diamankan polisi dalam sesi rilis Polres Malang, (Foto : Humas Polres Malang for MalangTIMES)



MALANGTIMES - Setelah sempat menjalani pemeriksaan intensif selama dua hari Polres Malang akhirnya menetapkan tujuh orang tersangka kasus pengeroyokan berujung pembunuhan Juari, warga Desa Tumpukrenteng Kecamatan Turen, Senin (3/12/2018).

Dalam sesi rilis Polres Malang, ketujuh orang yang diamankan tersebut ternyata masih berstatus tetangga korban. 

Mereka adalah M Irul Arifin alias Ndoweh (19), Eko Wahyudi (27), M Rudik (31), Mat Sair (46), Abdul Kholik (40) Suhartono (40), dan Saduda Roini (40).

Kapolres Malang AKBP Yade Setiawan Ujung menegaskan, semula ada lebih dari 20 orang yang digelandang petugas terkait dugaan pembunuhan. 

Puluhan orang tersebut, diamankan sejak Sabtu (1/12/2018) dini hari. 

“Selain melakukan pemeriksaan secara intensif, kami juga melakukan gelar perkara. Kemudian mengerucut kepada tujuh orang, yang saat ini sudah ditetapkan sebagai tersangka,” tegas Ujung dihadapan awak media.

Anggota polri dengan dua melati di bahu ini menambahkan, dari keterangan medis terkait hasil otopsi terhadap jasad Juari, memang menunjukkan jika korban tewas akibat pengeroyokan yang berujung kematian. 

Sebab, ditemukan luka parah di sekujur tubuh dan kepla pria 41 tahun tersebut. 

“Di tubuh korban ditemukan luka bekas benda tumpul dan benda tajam,” imbuhnya.

Sementara itu, motif di balik pembunuhan Juari, diduga kuat lantaran dendam. 

Maklum saja, semasa hidupnya korban memang sering membuat onar. 

Minuman keras (miras) juga identik dengan diri Juari. Parahnya, sebagian usianya dihabiskan untuk menjalani masa kurungan di penjara. 

“Saya tidak terlibat pengeroyokan, saya hanya diajak mereka (tersangka lain). Saat jagongan (ngobrol), saya diajak untuk menghabisi nyawa Juari. Saya bertugas menjaga di belakang rumahnya,” tutur Kholik, salah satu tersangka.

Sekadar informasi, tim gabungan Polres Malang bersama Polsek Turen, akhirnya berhasil mengungkap kasus pengeroyokan yang berujung kematian Juari, Sabtu dini hari lalu. 

Polisi mengamankan 22 orang warga Desa Tumpukrenteng, Kecamaan Turen. 

Mereka diamankan karena diduga terlibat dalam pengeroyokan yang berujung kematian korban, pada Minggu (25/11/2018).

End of content

No more pages to load