Tim gabungan Polres Malang, saat melakukan oprasi skala besar guna menjaga keamanan di wilayah Kabupaten Malang agar tetap kondusif (Foto : Humas Polres Malang for MalangTIMES)

Tim gabungan Polres Malang, saat melakukan oprasi skala besar guna menjaga keamanan di wilayah Kabupaten Malang agar tetap kondusif (Foto : Humas Polres Malang for MalangTIMES)



MALANGTIMES - Dalam hitungan beberapa bulan ke depan, pesta demokrasi bakal digelar. 

Berbagai persiapan sudah dilakukan oleh beberapa instansi terkait. 

Salah satunya seperti yang dilaksanakan puluhan tim gabungan dari Polres Malang. 

Guna menciptakan situasi yang kondusif jelang pemilu, petugas kepolisian dikerahkan untuk antisipasi keamanan, Minggu (2/11/2018).

“Sedikitnya ada 65 personel yang dikerahkan,” terang Kabag Ops Polres Malang, Kompol Sunardi Riyono, kepada MalangTIMES.

Sebelum mengelar razia, puluhan tim gabungan yang juga melibatkan 6 perwira Polres Malang ini, diawali dengan gelar apel di lapangan Satya Haprabu Polres Malang. 

“Sebanyak 65 personel, dibagi menjadi dua pleton. Dimana masing-masing bertugas untuk melakukan razia di wilayah Malang Utara, dan satu sisanya di Malang Selatan,” sambung Sunardi.

Berbagai instansi seperti Kantor KPU dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Malang, dijadikan sasaran utama razia. 

Selain itu, gudang penyimpanan logistik KPU, yang berlokasi di Jalan Sumedang Desa Cokoliyo Kecamatan Kepanjen, juga disasar petugas gabungan. 

“Patroli yang kami lakukan tidak hanya fokus kepada persiapan pemilu, namun juga pengamanan situasi menjelang pergantian tahun baru dan peringatan natal,” ungkap Sunardi.

Anggota Polri dengan satu melati di bahu ini menambahkan, terkait aksi 212 yang terjadi di Jakarta. 

Pihaknya juga melakukan langkah antisipasi, guna agenda reuni yang dilangsungkan di ibu kota tersebut. 

Sebab belakangan diketahui, simpatisan alumni 212 sebagian juga ada di wilayah Kabupaten Malang.

Dari informasi yang didapatkan MalangTIMES, para simpatisan tersebut, terbagi ke delapan kecamatan. Di antaranya Kecamatan Gondanglegi dan Pakis. 

Dari delapan Kecamatan, sedikitnya ada sekitar 275 anggota yang terlibat simpatisan alumni 212.

“Agenda razia semacam ini, bakal kami lakukan secara rutin, hingga razia berakhir, berjalan dengan aman dan tertib,” tutup Sunardi.

 

End of content

No more pages to load