Perbasi Kota Malang Dikukuhkan, Ini Targetnya di Porprov 2019

Ketua Umum terpilih Perbasi Kota Malang, Hessy Tamim (berkerudung) saat dilantik oleh Ketua Umum Perbasi Jatim, Dwi Aria Nugraha (Hendra Saputra/ MalangTIMES)
Ketua Umum terpilih Perbasi Kota Malang, Hessy Tamim (berkerudung) saat dilantik oleh Ketua Umum Perbasi Jatim, Dwi Aria Nugraha (Hendra Saputra/ MalangTIMES)

MALANGTIMES - Pengurus Kota (Pengkot) Persatuan Bola Basket Indonesia (Perbasi) dikukuhkan untuk periode 2018-2022. Hessy Tamim menjadi ketua umum untuk menggantikan Bambang Suharijadi.

Dilantik langsung oleh Ketua Umum Perbasi Jawa Timur (Jatim), Dwi Aria Nugraha suasana pelantikan yang dihadiri oleh beberapa perwakilan KONI Kota Malang dan atlet Perbasi Kota Malang berlangsung dengan khidmat.

Dalam sambutannya, Dwi Aria Nugraha mengucapkan selamat atas dilantiknya Hessy Tamim yang menjadi Ketua Umum Perbasi Kota Malang.

Dengan ada kepemimpinan baru, Dwi berharap kepada Perbasi Kota Malang agar terus meningkatkan prestasinya. Karena hal tersebut juga berdampak untuk prestasi Perbasi Jatim kedepannya.

"Suksesnya Kota Malang juga suksesnya Jawa Timur. Kenapa saya bilang begitu, karena di sini (Kota Malang) banyak berkontribusi bagi Jawa Timur khususnya dan Indonesia pada umumnya," ujarnya.

Selain banyak atlet yang bergabung di Jatim, Dwi juga mengatakan bahwa prestasi Kota Malang ini sangat membantu Timnas Basket Indonesia, karena banyak atlet basket dari Kota Malang yang membela Merah Putih.

"Banyak pemain nasional dari Kota Malang, ini adalah prestasi tersendiri. Saya harap dengan kepemimpinan baru ini, lebih banyak lagi prestasi yang ditorehkan bagi Jatim dan Indonesia," harapnya.

Sementara itu, ketua umum terpilih Perbasi Kota Malang, Hessy Tamim berharap pada seluruh pengurus agar selalu kompak untuk meningkatkan prestasi atlet.

"Intinya di dalam kepengurusan itu harus selalu kompak, karena yang dihadapi adalah orang banyak. Jika kami terus kompak, Insya Allah ada solusi terbaik yang keluar dan untuk kebaikan atlet," katanya.

Disinggung mengenai Porprov 2019, Hessy mengatakan bahwa ada target yang lebih dari sebelumnya. Akan tetapi, ia meminta kepada para scouting untuk lebih jeli untuk memantau atlet. "Target 2 emas tetap, tapi saya berharap itu bisa lebih ditingkatkan," ucapnya.

Selain itu, Hessy juga meminta atlet untuk lebih keras dalam berlatih, karena prestasi yang diharapkan banyak orang akan dibawa pada ajang Porprov 2019 mendatang.

"Basket bukan olahraga instan, jadi harus melewati scouting dan latihan dalam jangka waktu tertentu. Di situ akan bisa dilihat bagaimana kesiapan tim Porprov Kota Malang menjelang pertandingan," pungkasnya.

 

Editor : Sri Kurnia Mahiruni
Publisher :
Sumber : Malang TIMES (JatimTimesNetwork)

Redaksi: redaksijatimtimes[at]gmail.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : redaksijatimtimes[at]gmail.com | redaksijatimtimes[at]gmail.com
Top