Ilustrasi imunisasi (istimewa)
Ilustrasi imunisasi (istimewa)

MALANGTIMES - Salah satu tekad Dinas Kesehatan Kota Malang dalam Germas (Gerakan Masyarakat untuk Hidup Sehat) adalah mencapai imunisasi secara lengkap sesuai dengan kelompok usia. Nah, Puskesmas Arjuno nampaknya sudah mewujudkan harapan itu melalui inovasi Kantong Imunisasi.

Kepala Puskesmas Arjuno Kota Malang, dr. Umar Usman menyatakan bahwa Puskesmas Arjuno tidak mau kecolongan akan adanya bayi-bayi yang tidak diimunisasi. Maka dari itulah Kantong Imunisasi dibuat agar bayi-bayi yang imunisasi bisa lebih terpantau.

Baca Juga : Kota Batu Siapkan 3 Shelter Isolasi Covid-19, Anggarannya Rp 1,3 Miliar

"Kita tidak boleh terlepas dari bayi-bayi yang tidak diimunisasi," ungkapnya saat ditemui di kantornya.

Nah, di dalam kantong imunisasi tersebut terdapat data mengenai status imunisasi  bayi-bayi di daerah tersebut. Menurut Umar, dalam kantong-kantong itu akan terlihat yang mana bayi yang harusnya imunisasi bulan ini sekaligus jenis imunisasinya.

"Terus kalau belum dia akan terlihat. Di kantong ini dia tidak terisi, terus berapa orang, siapa saja," imbuhnya.

Menurut Umar kantong-kantong imunisasi itu ada di masing-masing RW. Masing-masing RW yang mana ada posyandu menjalin kerja sama dengan petugas Puskesmas Arjuno, bersama dengan kader-kader kesehatan, dan tokoh-tokoh masyarakat. Sinergi ini dilakukan agar pelaksanaan imunisasi terpantau.

"Pertama memang terpantau dari bayinya ada berapa di sini, siapa saja, terus yang sudah imunisasi jadwal imunisasinya siapa akan ketemu. Kalau enggak (imunisasi) siapa akan kelihatan," tandasnya.

Baca Juga : Sudah Diwajibkan, Pemerintah Kabupaten Malang Bakal Bagikan 120 Ribu Masker ke Masyarakat

Kantong-kantong itu diletakkan di tempat umum. Jadi masyarakat juga bisa melihatnya. Maka dari itu bayi-bayi yang tidak imunisasi segera bisa dideteksi. Selain itu, peran serta masyarakat dalam kegiatan imunisasi juga meningkat.

"Ini di Kiduldalem. Dan alhamdulillah hasilnya bagus di situ. Imunisasinya selalu tercapai melebihi dari target yang ditentukan," tandasnya.