Pemain Harus Maksimal Jika Ingin Bertahan Pada Kompetisi Musim 2019

Nov 29, 2018 19:35
Pelatih Kepala Arema FC, Milan Petrovic (Hendra Saputra)
Pelatih Kepala Arema FC, Milan Petrovic (Hendra Saputra)

MALANGTIMES - Dua pertandingan terakhir Arema FC di kompetisi Liga 1 musim 2018 dianggap Milan Petrovic adalah sebagai ajang unjuk gigi pemain jika masih ingin berseragam Singo Edan pada musim depan.

Unjuk gigi yang dimaksud Milan Petrovic adalah permainan paling maksimal saat Arema FC ditantang PS TIRA di Stadion Sultan Agung, Bantul dan menantang Sriwijaya FC di Stadion Kanjuruhan sebagai pertandingan penutup. "Kami harus menang (dalam) dua pertandingan terakhir. Karena kalau pemain ingin tetap bermain di Arema, harus menunjukkan ke presiden (klub) dengan permainan bagus," ujar Milan Petrovic.

Milan mengaku bahwa jika pemainnya tidak mampu berbuat yang terbaik dalam dua pertandingan terakhir, tentu keputusan dari manajemen adalah mutlak. "Kalau bagus bisa jadi tetap bertahan, kalau buat presiden marah bisa sebaliknya," imbuhnya.

Disinggung masalah persiapan tim, Milan mengatakan bahwa akan ada sedikit perubahan di lini tengah Arema FC. Karena ia ingin ada sesuatu yang baru dan berbuah hasil maksimal pada dua pertandingan terakhir.

"Kami bisa refresh (istirahatkan) 5-6 pemain di posisi tengah atau lainnya. Mungkin juga bagus bagi pemain yang berada di bangku cadangan untuk mencari solusi di masa depan," pungkasnya.

Seperti diketahui, dua pertandingan terakhir Arema FC adalah melawan tim yang jelas akan terdegradasi pada musim 2019 mendatang. Akan tetapi resiko tim tersebut memperlakukan Singo Edan akan lebih besar karena mereka tidak memiliki target lagi di musim 2018.

Topik
Berita MalangAremaFCMilanPetrovicKompetisimusim2019

Berita Lainnya

Berita

Terbaru