Wakil Wali Kota Malang, Sofyan Edi Jarwoko (tengah) saat berfoto bersama peserta dalam sosialisasi Sanksi Hukum Bantuan Sosial pada PSKS di Hotel Graha Gajahmada (Humas Pemkot Malang for MalangTIMES).
Wakil Wali Kota Malang, Sofyan Edi Jarwoko (tengah) saat berfoto bersama peserta dalam sosialisasi Sanksi Hukum Bantuan Sosial pada PSKS di Hotel Graha Gajahmada (Humas Pemkot Malang for MalangTIMES).

MALANGTIMES - Dinas Sosial (Dinsos) Kota Malang kembali membawa kabar bahagia. Karena rencananya, akan ada kenaikan pada bantuan relawan Program Keluarga Harapan (PKH). 

Bantuan berupa uang transportasi itu akan naik cukup signifikan. Hal itu disampaikan Wakil Wali Kota Malang, Sofyan Edi Jarwoko pada Selasa (27/11/2018) kemarin usai kegiatan Sosialisasi Sanksi Hukum Bantuan Sosial pada PSKS di Hotel Graha Gajahmada.

Pria yang akrab disapa Bung Edi itu menjelaskan, sebanyak 57 orang PKH yang ada di tiap kelurahan akan mendapatkan bantuan operasional senilai Rp 600 ribu per bulannya. Nilai tersebut jika dibandingkan dengan daerah lainnya masih belum seberapa. Karena di daerah lain nilainya bisa mencapai Rp 1,2 juta per bulannya.

"Di daerah lain sudah mencapai Rp 1,2 juta, kemampuan Pemkot Malang saat ini masih sebesar itu, Alhamdulillah meningkat 6 kali lipat, dibanding sebelumnya Rp 110 ribu per bulan," jelasnya pada wartawan ketika ditanya terkait kesejahteraan relawan PKH.

Penambahan uang penunjang tersebut diharapkan mampu membuat para relawan bekerja lebih maksimal dan tidak melakukan penyelewengan selama proses pendistribusian bantuan. Dia juga mengingatkan agar Potensi Sumber Kesejahteraan Sosial (PSKS) tidak menyelewengkan dana bantuan sosial yang diberikan kepada masyarakat kurang mampu.

"Dalam upaya pengentasan kemiskinan melalui bantuan sosial ini maka PSKS diharapkan memiliki perilaku terpuji dan tidak menyalahgunakan data, dan atau apapun yang berkaitan dengan bantuan kepada masyarakat kurang mampu," imbuh politisi Golkar itu.

PSKS yang di dalamnya termasuk Pekerja Sosial Kemasyarakatan (PSM), Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) maupun Pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) harus dapat menyalurkan bantuan sosial tepat waktu dan tepat sasaran. Karena itu merupakan program untuk membantu keluarga prasejahtera yang terdaftar dalam penerima bansos.

Sementara itu Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kota Malang ,Sri Wahyuningtyas menambahkan, tenaga relawan akan ditambahkan satu tenaga lagi di tiga kelurahan. Kelurahan-kelurahan tersebut diantaranya yakni  Kelurahan Tanjungrejo, Kotalama dan Pandanwangi. 

"Karena warganta banyak yang pra-sejahtera," pungkas perempuan yang akrab disapa Yuyun itu.