Kondisi rumah salah satu korban tanah longsor di Jl Salak Jl Salak Desa Pendem Kecamatan Junrejo beberapa saat lalu. (Foto: BPBD Kota Batu)

Kondisi rumah salah satu korban tanah longsor di Jl Salak Jl Salak Desa Pendem Kecamatan Junrejo beberapa saat lalu. (Foto: BPBD Kota Batu)


Editor

Heryanto


MALANGTIMES - Hujan deras yang mengguyur Kota Batu pada hari Minggu (25/11/2018) membuat aliran air sungai meningkat cukup tajam di Jl Salak Desa Pendem Kecamatan Junrejo. 

Dalam kejadian ini dua orang yang letaknya berada di tepi sungai menjadi korban. 

“Longsor ini terjadi pada Minggu, namun laporan masuk atau dilaporkan ke Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Batu Selasa (27/11/2018),” kata Kasi Kedaruratan dan Logistik BPBD Kota Batu, Achmad Choirur Rochim. 

Akibat dari peningkatan debit air sehingga menyebabkan rumah yang berada di pinggir sungai mengalami longsor terbawa aliran air. Satu rumah hanyut terbawa aliran sungai. 

“Dan satu rumah mengalami kerusakan ringan. Sehingga totalnya ada dua rumah yang terkena bencana,” katanya.

Kerusakan yang terjadi itu merupakan rumah Ahmad Muzamil, rusak berat karena hanyut terbawa longsor ke aliran sungai. Hingga menyisakan satu ruang kamar tidur.

Rumah lainnya itu milik Bukori mengalami rusak ringan. 

“Untuk satu keluarga Ahmad Muzamil yang terdiri dari tiga orang mengungsi ke rumah saudara. Karena memang kondisi rumahnya sudah menyisakan kamar,” jelas Rochim. 

Saat ini sudah diberikan bantuan kebutuhan mendesak stimulant untuk membangun kembali rumah korban. 

Ia pun mengimbau kepada warga Kota Batu yang rumahnya berada di sepanjang aliran sungai diharapkan untuk lebih berhati-hati saat hujan datang.

“Kami mengimbau agar warga lebih waspada saat hujan datang. Karena memang intensitas hujannya tinggi dan cukup membahayakan bagi yang tinggal dibantaran sungai,” ungkapnya.

Menurutnya pada tahun 2017 silam, bencana tanah longsor cukup tinggi. Terjadi sebanyak 22 kali kejadian tanah longsor. 

End of content

No more pages to load