Diiringi Lagu Goyang Dua Jari, Sandiaga Uno Tanggapi Kasus Dugaan Korupsi Salah Satu Koordinator Kampanye Prabowo-Sandi

Nov 25, 2018 07:15
Sandiaga Salahuddin Uno (kiri) saat selfi bersama dua biduan, ketika berkunjung ke Desa Jambuwer Kecamatan Kromengan, Kabupaten Malang (Foto : Ashaq Lupito / MalangTIMES)
Sandiaga Salahuddin Uno (kiri) saat selfi bersama dua biduan, ketika berkunjung ke Desa Jambuwer Kecamatan Kromengan, Kabupaten Malang (Foto : Ashaq Lupito / MalangTIMES)

MALANGTIMES - Beberapa hari belakangan ini, publik disuguhkan dengan pemberitaan dugaan korupsi di kubu kandidat Calon Presiden (Capres) Prabowo Subianto dan Calon Wakil Presiden (Cawapres) Sandiaga Salahuddin Uno.

Iya, Ketua PP Pemuda Muhammadiyah Dahnil Anzar Simanjutak, yang juga sekaligus menjadi Koordinator Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo - Sandi, belakangan diketahui diperiksa sebagai saksi oleh Direktorat Kriminal Khusus Polda Metro Jaya. Pemanggilan tersebut, dilatarbelakangi dugaan kasus penyimpangan anggaran kegiatan kemah dan apel Pemuda Islam Indonesia yang dilaksanakan Kementrian Pemuda dan Olah Raga (Kemenpora) tahun anggaran 2017 lalu.

Baca Juga : Sehari 9 Korban Covid-19 di Surabaya Meninggal, Gubernur Minta Contoh Magetan Tekan Kasus

Dari penyelenggaraan agenda tersebut, total anggaran yang dikeluarkan sebesar Rp 5 milyar. Dimana uang itu, dibagi dua untuk GP Ansor dan Pemuda Muhammadiyah.

Dalam laporan pertanggung jawaban, Dahnil terbukti menandatangani laporan agenda tahun lalu itu. Dimana, dalam pembubuhan tanda tanggannya, Dahnil bertindak sebagai Ketua Umum PP Pemuda Muhammadiyah. Namun, dari informasi yang dihimpun pihak kepolisian, mendapat keterangan jika Dahnil sudah mengembalikan uang senilai Rp 2 milyar ke Kemenpora, yang diambilkan dari kas PP Pemuda Muhammadiyah, pada Jumat (23/11/2018) lalu.

Menanggapi hal ini, Sandi yang berkesempatan mengunjungi Desa Jambuwer Kecamatan Kromengan, Sabtu (24/11/2018). Nampak turut berkomentar. Dibawah iringan musik dangdut berjudul Goyang Dua Jari, yang dibawakan oleh dua biduan tersebut, kandidat Cawapres nomor urut dua itu, yakin jika salah satu orang penting dalam koordinator tim pemenangannya itu, tidak terlibat dugaan kasus korupsi seperti yang beredar di berita selama ini. “Saya hakulyakin, bang Dahnil tidak terlibat, kami husnudzan saja,” terang Sandi kepada MalangTIMES. 

Menurutnya, sosok Dahnil selama ini, dianggap sebagai tokoh pemuda yang memiliki intregitas tinggi serta berani, memerangi mafia dan korupsi yang ada di bangsa ini. Bahkan, alasan utama Dahnil mau bergabung dengan tim Prabowo-Sandi lantaran, komitmen akan pemberantasan mafia dan koruptor yang merugikan bangsa Indonesia. “Ya namanya juga anak muda yang lagi naik daun, semakin tinggi maka angin yang berhembus juga akan semakin kencang kan,” terang Sandi saat menggambarkan polemik yang dihadapi Dahnil.

Baca Juga : Rektor UM Benarkan Ada Dosen yang Positif Covid-19

Selain itu, Sandi mengaku jika sudah menyiapkan Juru Bicara (Jubir) dari tim suksesnya, guna mendampingi kasus yang dialami salah satu koordinator kampanyenya tersebut. Dia juga mendoakan agar Dahnil bisa istiqomah dan tabah dalam menghadapi kasus semacam ini. “Semoga polisi bisa adil mengusut kasus ini, kami tidak akan mencampuri hukum, biarkan semua berjalan sesuai proses yang ada,” ujar Sandiaga.

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com. Mari bergabung di Grup Telegram , caranya klik link Telegram JatimTIMES, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Topik
Sandiaga UnoDugaan KorupsiPrabowo Sandiagakoordinator kampanye

Berita Lainnya

Berita

Terbaru