MALANGTIMES - Sepanjang pagi sampai siang hari, hujan setia mengguyur Desa Ngadirejo, Kecamatan Kromengan, Kamis (22/11/2018). Beberapa petugas dari Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dispendukcapil) Kabupaten Malang yang telah hadir di acara Bina Desa, terlihat pasrah dengan hujan terbilang deras tersebut. 

Dalam benak para petugas Dispendukcapil Kabupaten Malang yang memakai pendapa balai Desa Ngadirejo, Kromengan, sebagai ruang pelayanan administrasi kependudukan (adminduk). Hujan akan membuat warga mengurungkan diri dan lebih memilih berdiam di rumahnya masing-masing. 

Padahal, dalam acara Bina Desa Madep Manteb Manetep, bagi Dispendukcapil Kabupaten Malang, merupakan waktu yang tepat untuk memberikan pelayanan adminduk secara langsung kepada masyarakat secara maksimal.  "Hujan turun sepanjang pagi sampai siang. Kita berpikir Jebol Anduk (jemput bola pelayanan administrasi kependudukan) hari ini akan berbeda dengan di bina desa lainnya," kata Shirath Aziez Kepala Bidang Pengelolaan Informasi Data Kependudukan Dispendukcapil Kabupaten Malang, Kamis (22/11/2018). 

Sikap pasrah petugas Dispendukcapil Kabupaten Malang ternyata dibayar dengan membeludaknya warga Desa Ngadirejo, Kromengan, yang datang ke Jebol Anduk. Walau pun hujan masih turun di lokasi kegiatan Bina Desa. Pendapa balai desa pun dipenuhi warga yang antusias untuk mengurus berbagai adminduknya. Misalnya perekaman KTP-e,  cetak, akta kelahiran dan kematian, kartu keluarga (KK) sampai pada Kartu Identitas Anak (KIA). Tercatat,  ada sekitar ratusan warga yang memadati pendapa balai desa dan membuat semangat petugas Dispendukcapil pun tersulut melayani masyarakat. 

Shirath menyatakan, antusias warga terhadap Jebol Anduk ternyata tidak surut walau hujan turun. "Lumayan tinggi antusias warga. Kita tentunya juga gembira bisa melayani warga," ujarnya kepada MalangTIMES. 

Di kesempatan yang sama, salah satu warga bernama Siti (23) menyatakan, dirinya tidak ingin melewatkan kesempatan dengan adanya Jebol Anduk di desanya. "Ini kan tidak setiap bulan ada ke sini. Jadi walau hujan saya datang ke balai desa. Ini untuk mengurus rekaman KTP," ujarnya yang datang bersama temannya. 
Dari pelayanan Jebol Anduk tersebut, Dispendukcapil Kabupaten Malang menyelesaikan cukup banyak adminduk warga Ngadirejo, Kromengan. 

Shirath menyampaikan, sejak pukul 08.00 WIB sampai 13.00 WIB pihaknya telah menyelesaikan ratusan adminduk warga. Untuk pencetakan KTP-e terselesaikan 60 blangko, perekaman 62 orang, pengurusan KK 142 serta KIA 440. Sedangkan untuk entry akta kelahiran  41 dan yang batal sebanyak 31. "Untuk pencetakan adminduk terbilang kecil. Ini karena jaringan lemot, sehingga pencetakan membutuhkan waktu terbilang lama dari biasanya. Karenanya sebagian yang telah perekaman, nanti kita lanjutkan cetaknya di kantor," terang Shirath yang mewakili Kadispendukcapil Sri Meicharini. 

Hujan dan jaringan lemot yang jadi tantangan Dispendukcapil Kabupaten Malang tidak membuat surut semangat para petugas. Seperti warga yang juga tidak kendor dikarenakan hujan untuk mengurus adminduknya.