MALANGTIMES - Posisi Malang Raya menjadi salah satu rujukan gerakan Kota Kreatif di Indonesia. Terlebih selama ini Kota Malang terkenal dengan ekonomi kreatifnya, yang makin produktif karena ada dukungan dari pemerintah daerah. 

Apresiasi tersebut dinyatakan Kepala Staf Kepresidenan RI Jenderal (Purn) Moeldoko, menjelang perhelatan acara dialog publik dengan tema Daya Saing Indonesia. Dialog tersebut diprakarsai Kantor Staf Kepresidenan RI dan bekerja sama dengan Universitas Brawijaya (UB) Malang.

Digelar di studio Universitas Brawijaya TV, hari ini (22/11/2018) acara tersebut akan menghadirkan tokoh-tokoh nasional sebagai narasumber. Selain Moeldoko, hadir pula Menteri Pertanian RI Amran Sulaiman serta Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) Triawan Munaf. 

Wali Kota Malang Sutiaji pun bakal duduk satu meja dengan ketiga tokoh tersebut. Sebagai perwakilan pemerintah daerah, Sutiaji akan menguraikan potensi-potensi dan kinerja yang dilakukan Pemkot Malang dalam menumbuh-kembangkan ekonomi kreatif. "Ini bentuk kepercayaan Pemerintah Pusat kepada Kota Malang dan khususnya penggiat ekonomi kreatif di Kota Malang," terang Sutiaji.

Kota Malang sendiri, lanjutnya, dipilih sebagai salah satu kota yang dijadikan road desiminasi (best practise) program-program Pemerintah Pusat. "Kota Malang dinilai mampu memberikan kontribusi, sekaligus penguatan bagi perjalanan empat tahun Pemerintahan Kabinet Kerja di bawah kepemimpinan Presiden Jokowi (Joko Widodo)," tambahnya. 

Dialog tersebut juga menghadirkan hastag #kerjakita #dialogpublikmalang dan #bikinindonesiamaju. "Ini memperkuat posisi dan nilai strategis Malang Raya. Termasuk juga memperhatikan kekuatan dunia pendidikan serta kuatnya startup yang muncul di Bhumi Arema ini," pungkas Sutiaji. (*)