Miliki Standar Tinggi, Predikat Sekolah Adiwiyata Mandiri Tak Mudah Diraih

Nov 21, 2018 13:39
Proses verifikasi lapangan yang dilakukan di dalam kelas SDN Percobaan 1 Kota Malang, Rabu (21/11/2018). (Pipit Anggraeni/MalangTIMES).
Proses verifikasi lapangan yang dilakukan di dalam kelas SDN Percobaan 1 Kota Malang, Rabu (21/11/2018). (Pipit Anggraeni/MalangTIMES).

MALANGTIMES - Tim verifikasi lapangan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan untuk Sekolah Adiwiyata Mandiri melakukan cek lapangan ke beberapa sekolah di Kota Malang pada Rabu (21/11/2018). Salah satu sekolah yang diverifikasi langsung adalah SDN Percobaan 1 Kota Malang.

Baca Juga : Dampak Covid-19, Beasiswa LPDP ke Luar Negeri Ditunda Tahun Depan

Perwakilan tim verifikasi lapangan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Donald Julian dalam sambutannya menyampaikan, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan memiliki standar tinggi untuk menetapkan sekolah sebagai Sekolah Adiwiyata Mandiri. Salah satu tolok utamanya, sekolah harus banyak bergerak untuk lingkungan sekitar dan bulan lagi konenstrasi di dalam lingkungan sekolah sendiri.

"Kalau saya lihat secara kasat mata, jelas SDN Percobaan 1 Kota Malang ini pantas mendapat predikat itu. Tapi semuanya harua sejajar dengan data yang ada," ucapnya di hadapan guru SDN 1 Percobaan Kota Malang, Rabu (21/11/2018).

Menurut Donald, penilaian secara menyeluruh harua dilakukan untuk memberikan predikat Sekolah Adiwiyata Mandiri tersebut. Manfaat dari pengelolaan lingkungan juga harus diperluas. Jika saat ini masih berkutat pada lingkungan sekitar, maka harus ada pergerakan yang berdampak lebiu luas.

"Misalnya melakukan gerakan menanam pohon bersama. Kan SDN Percobaan 1 Kota Malang ini juga memiliki sekolah terdampak yang jumlahnya ada 10. Per sekolah muridnya rata-rata 300 orang. Jika digabung dan menanam pohon bersama, maka itu akan sangat bagus sekali. Ini masih misal ya," tambahnya.

Baca Juga : Belajar dari Rumah Lewat TVRI Mulai Hari Ini, Intip Jadwalnya Yuk!

Gerakan-gerakan positif itu amat penting untuk mengajak masyarakat lebih mencintai lingkungan. Kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga lingkungan juga dapat ditingkatkan dari gerakan dan kegiatan para siswa saat di sekolah.

"Ke depan, kalau sudah menyandang status Adiwiyata Mandiri, jangan berhenti. Karena yang penting adalah perilaku siswa untuk tidak buang sampah sembarangan.  Perbanyak gerakan bersama dengan sekolah imbas," pungkasnya.

Dalam kesempatan itu, perwakilan dari Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Jawa Timur dan perwakilan dari Dinas Lingkungan Hidup Kota Malang turut mendampingi proses verifikasi lapangan tersebut. (*)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com. Mari bergabung di Grup Telegram , caranya klik link Telegram JatimTIMES, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Topik
Berita MalangSekolah Adiwiyata MandiriSDN Percobaan 1Kota MalangKementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan

Berita Lainnya

Berita

Terbaru