Kepala Dinas Kesehatan Kota Malang Asih Tri Rachmi (Pipit Anggraeni/MalangTIMES).

Kepala Dinas Kesehatan Kota Malang Asih Tri Rachmi (Pipit Anggraeni/MalangTIMES).



MALANGTIMES - Target yang ditetapkan Wali Kota Malang untuk meningkatkan angka harapan hidup bersambut. Dinas Kesehatan Kota Malang secara masif mulai melajukan berbagai kegiatan. Salah satunya menyasar para calon pengantin (catin) yang nantinya berencana untuk melahirkan dan memiliki anak.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Malang Asih Tri Rachmi menyampaikan, jika sebelumnya Dinkes lebih konsentrasi pada ibu yang mengandung, maka kali ini juga mulai menyasar calon pengantin. Salah satunya dengan memberikan bekal dan tuntunan saat ibu hamil dan cara mengasuh anak sejak masih dini melalui buku kesehatan ibu dan anak (KIA).

"Jadi, biasanya buku KIA atau kita sebutnya sebagai buku pink itu diberikan pada saat ibu mengandung. Tapi sekarang diberikan kepada para calon pengantin," kata kadinkes.

Menurut dia, buku tersebut membahas tentang pengetahuan yang bisa jadi panduan bagi catin yang nanti hamil. Informasi yang ada di dalamnya seperti cara nenjaga kehamilan, mengenal tanda kehamilan yang berbahaya, termasuk merawat bayi yang baru dilahirkan.

"Termasuk informasi tumbuh kembang bayi. Dan jika bayinya tidak sesuai pertumbuhannya, maka ada cara untuk merangsang bayi di dalam buku tersebut," jelas Asih.

Lebih jauh dia menyampaikan jika pembagian buku KIA tersebut sifatnya gratis dengan bekerja sama bersama Kementerian Agama (Kemenag). Dalam berbagai kesempatan, juga dilakukan seminar dengan mengundang calon pengantin. Selanjutnya Dinkes akan menjadi pemateri dan buku dibagikan.

"Kerja sama ini sudah lama, tapi dulu memang belum berkesinambungan. Dan sejak awal 2018 ini sudah mulai dilakukan secara berkelanjutan," pungkas Asih. (*)

 

End of content

No more pages to load