Ilustrasi (Istimewa)
Ilustrasi (Istimewa)

MALANGTIMES - 2020, seluruh warga Kota Malang ditargetkan sudah memegang kartu BPJS Kesehatan. 

Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Malang pun optimis, rencana yang sudah diagendakan itu akan tercapai. 

Baca Juga : Hari Ini, Pemkot Malang Luncurkan Bansos Tahap Awal bagi Warga Terdampak Covid-19

Dengam berbagai upaya, pemetaan terhadap warga yang belum memegang kartu BPJS akan segera dilakukan.

Target 2020 seluruh warga Kota Malang memegang kartu BPJS Kesehatan itu sebelumnya sudah disampaikan Wali Kota Malang Drs H Sutiaji. 

Pri berkacamata itu dengan tegas mengintruksikan kepada Dinkes untuk memastikan seluruh warga di kota pendidikan ini menikmati layanan kesehatan dengan nyaman.

"Baik yang kaya maupun yang membutuhkan bantuan kami harap bisa memegang kartu BPJS di 2020, paling lambat 2021," terangnya pada wartawan belum lama ini.

Menurut Sutiaji, upaya tersebut harus dibarengi dengan sinkronisasi data. Sejak dini, diharapkan Dinkes sudah melakukan pembaruan data untuk mengetahui jumlah warga yang sudah dan belum mengakses kartu BPJS Kesehatan.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kota Malang, Asih Tri Rachmi menjelaskan, akses untuk memanfaatkan BPJS Kesehatan bagi seluruh warga Kota Malang saat ini terus diusahakan. 

Di 2019, ditargetkan 95 persen penduduk kota bunga ini sudah memegang kartu BPJS. 

Baca Juga : Bantuan Pangan Non Tunai di Kota Batu Sudah Cair, Berikut Jadwal dan Lokasi Tokonya

Sementara tahun 2020, seluruh warga Kota Malang dapat mengakses kartu tersebut.

"Akan kami petakan, mana yang mampu dan bisa membuat mandiri, mana yang menjadi kewajiban perusahaan, dan mana saja yang menjadi kewajiban pemerintah. Seluruhnya di 2020 harus sudah pegang kartu BPJS," urai Asih.

Dia pun berharap, jika sudah terealisasi, maka layanan kesehatan di Kota Malang dapat melebihi standar yang ditetapkan. 

Selain itu, masyarakat lebih nyaman dan aman ketika akan berobat. Fasilitas kesehatan pun dapat dirasakan secara merata oleh seluruh lapisan masyarakat.