Dinas Penanaman Modal Kabupaten Malang Ajak Bumdes Aktif Jadi Investor

Nov 17, 2018 08:10
Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM-PTSP) Kabupaten Malang, Drs Iriantoro, M. Si (Pipit Anggraeni/MalangTIMES).
Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM-PTSP) Kabupaten Malang, Drs Iriantoro, M. Si (Pipit Anggraeni/MalangTIMES).

MALANGTIMES - Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM-PTSP) Kabupaten Malang ajak Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) aktif menjadi investor di setiap pembangunan yang digelontorkan. Dengan begitu, potensi yang ada tidak hanya ditangkap oleh investor swasta, melainkan dinikmati oleh masyarakat sendiri.

Baca Juga : Ahmad Riza Patria Resmi Dilantik Wakil Gubernur Jakarta, Kerja Mulai Besok

Kepala DPM-PTSP Kabupaten Malang, Drs. Iriantoro, M. Si mengatakan, Bumdes dapat berperan besar dalam perkembangan sektor perekonomian di sebuah desa. Diharapkan, Bumdes tidak sekedar menyejahterakan masyarakat dengan sistem koperasi dan unit usaha tertentu saja. Melainkan lebih melebarkan sayap dengan mengembangkan potensi di daerahnya.

"Seperti pariwisata misalnya, Bumdes bisa menjadi investor pengembangannya. Bahkan membangun fasilitas di sekitar seperti penginapan atau rumah makan. Jelas itu akan menambah pendapatan. Dan kami dari DPM-PTSP siap memberi pendampingan perihal izin," jelasnya pada MalangTIMES belum lama ini.

Menurutnya, organisasi pemerintah daerah (OPD) di Kabupaten Malang juga akan bersinergi dalam meningkatkan infrastruktur. Utamanya akses jalan untuk menuju ke kawasan pariwisata yang selama ini dikembangkan oleh masyarakat di pedesaan. Selain itu, akan turut mempromosikan kepada investor apabila memang dibutuhkan suntikan dana dari pihak swasta.

"Kalau memang membutuhkan ada investor masuk, akan kami bantu promosikan potensi di masing-masing daerah. Itu sebabnya kami sangat berharap setiap perangkat desa yang daerahnya memiliki potensi selalu menyampaikannya kepada kami," imbuh Iriantoro.

Saat ini, lanjutnya, tak sedikit investor yang mulai tertarik untuk menanamkan modalnya. Itu ia nilai menjadi kesempatan bagus bagi pengembangan perekonomian di pedesaan. Terutama daerah yang konsentrasi sebagai kawasan pariwisata. Selain mendorong Bumdes aktif ikut menanamkan modal dan melebarkan sayap dengan unit usaha yang lebih besar, kehadiran swasta juga diharapkan menyuntik semangat untuk bersaing secara sehat.

Baca Juga : Target Agustus, Mal Pelayanan Publik Kota Malang Dimungkinkan Molor

"Selama itu untuk kesejahteraan masyarakat, akan selalu kami dukung," paparnya.

Sebagai informasi, jumlah investasi yang tertanam di Kabupaten Malang pada 2016 sebesar Rp 6 Triliun. Angka itu mengalami pelonjakan yang cukup signifikan di 2018, di mana sampai saat ini tercatat jumlah modal yang tertanam di Kabupaten Malang adalah sebesar Rp 28 Triliun. Tahun depan, target investasi pun dinaikkan sebesar tiga persen dari target yang ditetapkan di 2018.

 

Topik
Investasi desaInvestorbimdesPembangunan DesaDinas Penanaman Modal Kabupaten MalangDPM PTSP Kabupaten MalangDrs. Iriantoro M. Si
Townhouse-The-Kalindra-foto-The-Kalindra-P80c5928dba440a88.jpg

Berita Lainnya

Berita

Terbaru